Berita

Sekolah SMAN 72 Jakarta. (Foto: Kompas)

Nusantara

Belajar Daring, Peserta Didik SMAN 72 Diberikan Trauma Healing

SENIN, 10 NOVEMBER 2025 | 13:50 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Peserta didik SMAN 72 Jakarta sementara waktu menjalani pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau daring dengan materi trauma healing. 

Hal ini dilakukan pasca insiden ledakan pada Jumat 7 November 2025, yang menyebabkan puluhan siswa mengalami luka-luka.

Salah satu orang tua murid, Djumiaty Hatong (50) membenarkan anaknya bernama Bunga (17) di Kelas XI tengah mengikuti PJJ. Melalui pendampingan para orang tua, diberikan materi tentang pemulihan dan persiapan mental peserta didik sebelum kembali ke sekolah.


"Tadi saya mengikuti online Zoom Meeting bersama anak saya, sebelumnya anak saya juga mengikuti upacara hari Pahlawan secara online juga," ujarnya, Senin, 10 November 2025.

Djumiaty menuturkan, anaknya mengalami trauma karena saat peristiwa terjadi baru selesai mengikuti acara keputrian di sebelah masjid. Bahkan, anaknya sempat mengalami gangguan pendengaran akibat ledakan tersebut.

"Setiap malam anak saya masih suka menangis mengingat kejadian itu, ingat teman-temannya yang terluka," terangnya.

Ia menambahkan, pembelajaran trauma healing secara online ini sangat membantu anaknya dan pelajar lainnya. Hal ini membuktikan perhatian pemerintah.

"Semoga peristiwa serupa tidak terjadi kembali dan anak-anak bisa mengikuti aktivitas belajar seperti biasanya.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas PPAPP Jakarta Utara, Ferlina Kirtiasih, menambahkan, pihaknya juga telah menyediakan armada mobil Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA) juga di lingkungan sekolah untuk umum.

Ia menjelaskan, mobil ini disiagakan untuk memberikan dukungan pemulihan psikis kepada murid, guru, serta keluarga yang hadir. Bahkan, untuk warga sekitar yang terdampak dan yang memerlukan konseling secara gratis juga diperbolehkan.

"Layanan ini rencananya akan terus kita adakan sampai 14 November mendatang," tandasnya.

Ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara terjadi saat khutbah Salat Jumat. Terduga pelaku saat ini merupakan salah satu siswa di SMA tersebut. Terduga pelaku meledakkan bom rakitan karena kerap menjadi korban perundungan (bullying).

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Dede Indra: Polri Serius Perangi Narkoba!

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:26

Grup Salim Guyur Rp2,25 Triliun untuk Buyback Saham, Ini Efeknya bagi LSIP, INDF, dan ICBP

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:13

Fokus Penuhi Kebutuhan Domestik, RI Mulai Rem Ekspor Gas ke Singapura

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:35

98 Resolution Network Soroti Tata Kelola SDA dan Ekonomi Kerakyatan di Dua Tahun Prabowo-Gibran

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 13:07

TRUK dan PNSE Rajai Daftar Saham Top Gainers Sepekan

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:46

Harga iPhone Duo di Indonesia, Mulai Rp 45 Juta hingga Rp 75 Juta

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:30

Tanpa Suara, BYD Atto 1 Seruduk Mobil dan Lindas Pengemudi Ojol

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:26

5 Gunung di Pulau Jawa Dilanda Karhutla Pekan Ini

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:23

Cara Cek Sebaran Asap Karhutla lewat Website BMKG dan NASA

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 12:02

Mengenal Virus Shamonda yang Ditemukan pada Pasien Meninggal di Prancis

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 11:59

Selengkapnya