Berita

Marsini di Istana Negara, Jakarta, Senin, 10 November 2025 (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Tangis Haru Kakak Marsinah Kenang Perjuangan Sang Adik Jadi Pahlawan

SENIN, 10 NOVEMBER 2025 | 13:47 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Isak haru mewarnai pernyataan Marsini, kakak dari aktivis buruh almarhumah Marsinah, usai mewakili keluarganya menerima gelar Pahlawan Nasional dari Presiden Prabowo Subianto dalam upacara kenegaraan di Istana Negara, Jakarta, Senin, 10 November 2025. 

Didampingi anggota keluarga, Pemerintah Kabupaten Nganjuk, dan para pendamping yang selama ini memperjuangkan proses pengajuan gelar tersebut, Marsini menyampaikan ungkapan syukur dan rasa terima kasih yang dalam.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo. terima kasih banget, terima kasih sebesar-besarnya untuk anugerah yang diberikan untuk adik saya Marsinah," ujarnya dengan suara bergetar. 


Ia menyebut banyak pihak yang terlibat dalam upaya panjang memperjuangkan Marsinah hingga akhirnya ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional, mulai dari Bupati dan Wakil Bupati Nganjuk, para aktivis, hingga rekan-rekan buruh yang selama ini setia mengenang perjuangan Marsinah.

Marsini juga mengenang dukungan berbagai organisasi buruh seperti Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) dan Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) yang rutin melakukan tabur bunga di makam Marsinah setiap 1 Mei, serta bantuan administrasi dan advokasi dari lembaga-lembaga yang selama bertahun-tahun mengawal proses pengusulan. 

“Semuanya itu bantuan material yang sudah diberikan sehingga tercapai apa yang dicanangkan, apa yang sudah menjadi cita-cita teman Marsina layak diangkat sebagai pahlawan,” kata dia. 

Marsini menangis terharu saat mengenang masa kecil adiknya yang penuh kesederhanaan namun berjuang keras untuk melanjutkan sekolah. 

“Marsina, yang kalian dulu kecil mencapai sekolah SMP saja berat sekali harus ikut budi, ikut pade, ikut nenek yang dulu naik sepeda ontel jengki merah tanpa boncengan,” kenangnya.

Ia tak pernah membayangkan adiknya kelak menjadi simbol perjuangan buruh Indonesia dan menjadi pahlawan nasional dari Nganjuk.

Menutup pernyataannya, Marsini menyampaikan harapan besar agar perjuangan Marsinah diteruskan oleh generasi buruh saat ini. 

“Perjuangan Marsinah semoga dilanjutkan oleh teman-temannya yang dulu masih kecil sekarang sudah berdiri di depan saya bisa berjuang terus jangan melepaskan semua perjuangan Marsinah,” pungkasnya.

Populer

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Obituari Dudi Sudibyo

Senin, 16 Maret 2026 | 21:36

Sekda Jateng Diperiksa Kejati

Senin, 16 Maret 2026 | 21:12

Mendes Optimistis Ekonomi Desa Bergerak Bersama Pemudik

Senin, 16 Maret 2026 | 21:06

Kopra by Mandiri Pertahankan Gelar Best Trade Finance Provider in Indonesia 2026

Senin, 16 Maret 2026 | 20:58

Lebih dari 32 Ribu Orang Ikut Mudik Gratis Presisi 2026

Senin, 16 Maret 2026 | 20:58

Kunjungi Kantor Agrinas, Menkop Godok Operasional Kopdes

Senin, 16 Maret 2026 | 20:49

Media Berperan Penting sebagai Pilar Demokrasi

Senin, 16 Maret 2026 | 19:48

PT KAI Bangun 5.484 Rusun Nempel Stasiun di Empat Kota

Senin, 16 Maret 2026 | 19:28

Survei Konsumen: Komitmen Lingkungan Jadi Penentu Pilihan AMDK

Senin, 16 Maret 2026 | 19:14

Untung dari Perang

Senin, 16 Maret 2026 | 19:05

Selengkapnya