Berita

Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla atau JK dan mantan Ketua MUI Din Syamsuddin. (Foto:RMOL/Faisal Aristama)

Politik

Jusuf Kalla: Kita Harus Terima Kenyataan Soeharto Resmi Pahlawan

SENIN, 10 NOVEMBER 2025 | 12:49 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla atau JK menanggapi pemberian gelar pahlawan nasional kepada Presiden ke-2 RI Soeharto. 

Penganugerahan gelar pahlawan nasional itu dilakukan Presiden Prabowo Subianto untuk 10 tokoh nasional di Istana Negara, Kota Jakarta Pusat, Senin 10 November 2025.

“Kalau sudah diresmikan oleh Presiden itu bukan lagi pro kontra. Kita harus menerima itu dengan kenyataan. Bahwa mungkin saja Pak Harto ada sedikit kekurangan tapi lebih banyak jasanya kepada negara ini,” kata JK kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin 10 November 2025.


JK menilai, seperti halnya manusia pada umumnya, Soeharto pun tidak luput dari kekurangan. Namun, ia menegaskan bahwa jasa Soeharto dalam membangun bangsa tidak bisa diabaikan.

“Siapa sih yang lebih sempurna? Kan tidak ada juga,” kata JK yang juga mantan Ketua Umum Partai Golkar ini.

Ia juga mengingatkan bahwa di masa pemerintahan Soeharto, pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai angka yang sangat tinggi.

“Beliau telah membawa negeri ini lebih baik dan juga membawa pertumbuhan (ekonomi) saat Pak Harto itu bisa 7-8 persen, sekarang setelah itu sulit tercapai,” pungkas JK.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya