Berita

Anugerah Jurnalistik Pertamina. (Foto: Humas Pertamina)

Nusantara

2.685 Karya Siap Beradu di Ajang AJP 2025

MINGGU, 09 NOVEMBER 2025 | 03:45 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

PT Pertamina (Persero) resmi menutup pendaftaran karya Anugerah Jurnalistik Pertamina (AJP) 2025 pada Jumat, 31 Oktober 2025, pukul 23.59 WIB. Hingga batas akhir tersebut, jumlah karya masuk sebanyak 2.685 karya, lebih tinggi dibanding karya AJP 2024 yakni 2.667 karya.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Muhammad Baron menyatakan Anugerah Jurnalistik Pertamina 2025 ini semakin diminati pewarta media massa, baik nasional maupun daerah. Hal ini ditandai dengan jumlah karya dan pendaftar yang terus meningkat dari tahun ke tahun.

“Pertamina mengapresiasi antusiasme jurnalis dalam mengikuti AJP 2025. Pada November ini, AJP akan memasuki tahap penjurian secara berjenjang mulai dari tingkat teritori hingga nasional,” ujar Baron dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Sabtu, 8 November 2025.


Proses penjurian, lanjut Baron, akan melibatkan Dewan Juri, dari kalangan praktisi komunikasi, akademisi, hingga senior jurnalis nasional dan daerah.

AJP dilaksanakan di seluruh Indonesia dengan 10 teritorial, yakni Sumatera Bagian Utara, Sumatera bagian Tengah, Sumatera Bagian Selatan, Jawa Bagian Barat, Jawa Bagian Tengah, Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku & Papua, serta DKI Jakarta. Setelah penjurian teritori, Pertamina akan melakukan penilaian dan penjurian tingkat nasional yang dipimpin oleh Ketua Dewan Pers Nasional.

“Proses penjurian melibatkan juri yang memiliki kompetensi di bidangnya, profesional dan independen,” imbuhnya.

Setelah seluruh rangkaian penjurian selesai, tambah Baron, Pertamina akan mengumumkan pemenang AJP 2025 pada malam puncak yang direncanakan berlangsung pada pertengahan Desember 2025.

"Kami akan terus membangun hubungan yang positif dengan jurnalis media sebagai bagian dari keterbukaan dan transparansi publik serta mengedukasi masyarakat terhadap pengelolaan energi nasional," pungkas Baron.    

Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs). 

Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina.


Populer

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik

Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20

Cara Daftar Mudik Gratis BUMN 2026 Lengkap Beserta Syaratnya

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:04

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

UPDATE

ASEAN di Antara Badai Geopolitik

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:44

Oknum Brimob Bunuh Pelajar Melewati Batas Kemanusiaan

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:32

Bocoran Gedung Putih, Trump Bakal Serang Iran Senin atau Selasa Depan

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:24

Eufemisme Politik Hak Dasar Pendidikan

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:22

Pledoi Riva Siahaan Pertanyakan Dasar Perhitungan Kerugian Negara

Minggu, 22 Februari 2026 | 18:58

Muncul Framing Politik di Balik Dinamika PPP Maluku

Minggu, 22 Februari 2026 | 18:22

Bank Mandiri Perkuat UMKM Lewat JuraganXtra

Minggu, 22 Februari 2026 | 17:51

Srikandi Angudi Jemparing

Minggu, 22 Februari 2026 | 17:28

KPK Telusuri Safe House Lain Milik Pejabat Bea Cukai Simpan Barang Haram

Minggu, 22 Februari 2026 | 16:43

Demi Pengakuan, Somaliland Bolehkan AS Akses Pangkalan Militer dan Mineral Kritis

Minggu, 22 Februari 2026 | 16:37

Selengkapnya