Berita

Pelatihan 41 pendamping rehabilitasi sosial dari seluruh kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Barat. (Foto: Humas Kemensos)

Nusantara

Kemensos Latih Pendamping Rehabilitasi Sosial Genjot Kualitas Layanan Lansia

MINGGU, 09 NOVEMBER 2025 | 01:48 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Direktorat Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia Kementerian Sosial (Kemensos) melatih 41 pendamping rehabilitasi sosial dari seluruh kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Barat untuk meningkatkan kualitas layanan lansia.

Melalui kegiatan ini para pendamping dibekali pengetahuan dan keterampilan yang lebih baik dalam memberikan perawatan bagi lansia. 

"Khususnya yang berada dalam kondisi bedridden. Pendamping diharapkan tidak hanya mampu melakukan perawatan dasar, tetapi juga menjadi fasilitator yang membimbing keluarga dalam memberikan dukungan sosial dan emosional,” kata Direktur Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia Suratna melalui keterangan tertulis yang diterima redaksi di Jakarta, Sabtu, 8 November 2025.


Para peserta merupakan garda terdepan yang selama ini mendampingi lansia di tingkat keluarga, komunitas, Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS), hingga sentra layanan sosial. 

Suratna menambahkan, kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan program Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) dan Program Permakanan, serta memastikan terpenuhinya kebutuhan dasar dan peningkatan kualitas hidup lansia melalui layanan yang lebih manusiawi, profesional, dan terintegrasi di tingkat komunitas.

Pelatihan ini merupakan kelanjutan dari rangkaian kegiatan serupa yang sebelumnya digelar di sejumlah wilayah, termasuk Kota Medan. Dengan mengusung pendekatan Care Economy, Kemensos menekankan pentingnya pelayanan lansia yang tidak hanya fokus pada aspek fisik, tetapi juga pada kebutuhan emosional, psikososial, dan kualitas hidup secara menyeluruh.

Selama pelatihan, peserta mendapatkan materi tentang Kebijakan Care Economy bagi Lansia, Pendekatan Manajemen Kasus, serta Pemenuhan Kebutuhan Dasar lansia di lingkungan keluarga maupun lembaga sosial.

Sesi inti berupa praktik langsung Activity Daily Living (ADL) memberikan pengalaman nyata kepada peserta, mencakup teknik memindahkan lansia dengan aman, membantu mobilisasi, menjaga kebersihan diri, menata posisi untuk mencegah luka tekan, hingga teknik pemberian makan yang aman dan nyaman.

Selain meningkatkan keterampilan teknis, pelatihan ini juga memperkuat kemampuan komunikasi empatik dan ketahanan emosional para pendamping.

“Pelatihan ini penting untuk memperkuat kemampuan, keterampilan, dan empati para pendamping dalam menangani berbagai permasalahan lanjut usia,” kata Kepala Dinas Sosial Kota Pontianak drg. Trisnawati, sekaligus salah satu pemateri.

Menurutnya, pendamping perlu siap mendukung lansia agar tetap mandiri, aktif, dan produktif di lingkungannya, sehingga masa senja dapat dijalani dengan bahagia.

Melalui pelatihan ini, Kemensos berharap para pendamping tidak hanya terampil dalam aspek teknis pelayanan, tetapi juga mampu berperan sebagai fasilitator yang memberdayakan keluarga, sehingga perawatan lansia dapat dilakukan secara berkelanjutan, baik di rumah maupun di lingkungan komunitas.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Sentra Antasena Magelang, Poltekesos Bandung, serta Dinas Sosial Kota Pontianak. Mereka berbagi pengalaman lapangan dan strategi kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat layanan sosial bagi lansia.


Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya