Berita

(Foto: Astra)

Bisnis

Astra Hadir di Bumiaji: Menghidupkan Warisan Budaya dan Peluang Warga

SABTU, 08 NOVEMBER 2025 | 03:49 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Di Desa Sejahtera Astra Bumiaji, kaki Gunung Pucung, batik bukan sekadar kain. Di tangan Anjani Sekar Arum, lulusan Seni dan Desain Universitas Negeri Malang, batik menjadi media pendidikan, pemberdayaan masyarakat, dan peluang usaha. Anak-anak belajar mencanting, memilih warna, dan mengekspresikan cerita budaya lewat kain yang mereka buat sendiri, sementara UMKM setempat mulai menapaki jalan baru menuju pasar yang lebih luas.

Anjani memulai langkahnya pada 2014 dengan memamerkan batik buatannya di Galeri Raos Batu dan menembus pasar internasional. Namun, cerita terbesarnya dimulai ketika ia kembali ke desa dan mengajar anak-anak membatik, bukan untuk menjadi pengrajin, tapi agar mereka mengenali budaya melalui tangan mereka sendiri.

”Lewat itu, mereka bergerak. Mereka tampil. Dan mereka punya alasan untuk bangga pada budayanya. Selain itu, keberhasilan tidak selalu soal angka, kadang ia datang dalam bentuk kesadaran kecil. Ketika ada turis asing menginap di rumah warga, mereka mulai belajar bahasa Inggris. Bukan karena disuruh. Tapi karena merasa perlu. Itu tanda mereka sudah mulai melihat potensi desa mereka sendiri,” ucap Anjani dalam keterangan yang diterima redaksi, Jumat 8 November 2025.


Dari upaya ini lahir Omah Pembatik Cilik, ruang belajar budaya yang kini menampung lebih dari 80 siswa dari delapan sekolah di Bumiaji. Anjani juga menggagas pertunjukan bantengan bocil versi anak-anak, mengadaptasi kesenian tradisional tanpa unsur mistik, sebagai sarana mereka mengekspresikan budaya.

Program Desa Sejahtera Astra mendampingi kegiatan warga melalui pelatihan usaha, pendampingan, dan dukungan promosi, memberi ruang agar inisiatif warga berkembang lebih percaya diri. Beberapa pelaku UMKM belajar mengemas produk, menceritakan kisah di balik jualannya, dan menjangkau pembeli baru. Produk yang kini dihasilkan antara lain pie apel, sari jeruk, keripik, dodol, dan kopi tubruk. Pak Soleh, pengelola CV Permata Agro Mandiri, mempekerjakan 25 orang dengan omzet Rp150 juta per bulan.

Kolaborasi Astra juga tercermin dalam kegiatan Roadshow Lomba Foto Astra dan Anugerah Pewarta Astra 2025. Lebih dari 100 peserta jurnalis, komunitas, dan pewarta warga datang bukan hanya untuk belajar fotografi, tetapi juga menyimak cerita di balik kain, kopi, dan kuliner desa lainnya.

”Sebagai bagian dari semangat Astra untuk sejahtera bersama bangsa, kegiatan ini mencerminkan komitmen kami dalam mendampingi masyarakat desa agar dapat tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan,” kata Chief of Corporate Affairs Astra Boy Kelana Soebroto.

Program ini sejalan dengan cita-cita Astra untuk sejahtera bersama bangsa dan mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Indonesia. Dukungan Astra tidak mengambil alih, melainkan mendampingi, membuka pelatihan dan promosi usaha agar UMKM serta kegiatan budaya di Bumiaji bisa berkembang berkelanjutan.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya