Berita

Imam Besar New York Shamsi Ali (Foto: Dokumen Pribadi)

Dunia

Imam Besar New York Luruskan Hoaks Soal Pelantikan Zohran Mamdani

JUMAT, 07 NOVEMBER 2025 | 23:12 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Imam Besar New York, Shamsi Ali meluruskan sejumlah informasi palsu yang beredar di media sosial seputar kabar pelantikan politikus Muslim yang baru terpilih sebagai Wali Kota New York, Zohran Mamdani.

Dalam sebuah video klarifikasi yang diunggah pada Jumat, 7 November 2025, Shamsi Ali menegaskan bahwa video viral dirinya membaca Alquran di pelantikan Mamdani tidaklah benar. 

Itu merupakan rekaman lama dari tahun 2001, saat ia membacakan Al-Qur’an setelah tragedi 9/11. Sementara pelantikan Mamdani baru dijadwalkan pada awal tahun 2026.


“Zohran Mamdani belum dilantik. Beliau akan dilantik pada tanggal 1 Januari atau dini hari, setelah peringatan tahun baru biasanya, untuk menjadi wali kota New York,” ujar Shamsi.

Selain itu, ia turut menjelaskan konteks video lain yang menampilkan dirinya memimpin pembacaan Surah Al-Fatihah bersama Zohran. Menurutnya, peristiwa itu terjadi sebelum pemungutan suara, bukan setelah kemenangan Zohran.

“Saya sengaja meminta beliau untuk ketemu sebelum melakukan pencoblosan pemungutan suara. Jadi dini hari sekitar jam 7 pagi hari, hari Selasa kemarin, saya sengaja mendatangi Zohran dan beberapa tokoh Islam untuk mengajak beliau berdoa singkat dan membaca Al-Fatihah,” jelasnya.

Dalam pesannya, Shamsi Ali mengingatkan masyarakat, khususnya di Indonesia, agar tidak mudah memviralkan informasi bohong.

“Tolong siapa saja yang memviralkan ini, apalagi dengan kebohongan, ya Anda ikut memviralkan kebohongan dan pasti, saya tidak tahu niatnya apa, tapi pasti karena membohongi begitu banyak orang, ya namanya juga bohong ya bohong,” ujarnya menegaskan.

Lebih lanjut, Shamsi menilai bahwa Zohran Mamdani adalah sosok politisi yang mewakili seluruh warga New York, bukan hanya umat Islam. Ia meminta publik untuk tidak mengaitkan kemenangan Zohran dengan agenda agama tertentu.

“Zohran adalah politisi kota New York. Bukan politisi yang mewakili Islam saja, tapi dia mewakili seluruh warga New York. Maka wajar kalau dia tentu harus membangun komunikasi dengan siapa saja. Semua komunitas, dengan komunitas Yahudi, Kristen, Islam, Hindu, Buddha. Jadi jangan lagi dipersepsikan bahwa dia ini terlalu Hindu orientated atau apalah begitu,” tandas Shamsi.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya