Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo Minta Penanganan Korban Ledakan SMAN 72 Jadi Prioritas

JUMAT, 07 NOVEMBER 2025 | 20:20 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto meminta agar penanganan terhadap para korban ledakan yang terjadi di SMAN 72 Jakarta menjadi prioritas utama pemerintah.

Hal itu disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) usai mendampingi Presiden Prabowo melantik Komisi Percepatan Reformasi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat, 7 November 2025.

“Yang pertama ini merupakan keprihatinan kita kembali terjadi hal yang tidak kita inginkan. yang kedua beliau tadi pertama bereaksi untuk prioritas ke korban penanganan korban,” ujar Mensesneg kepada wartawan di Istana.


Kepala Negara juga mengingatkan agar insiden ini dijadikan peringatan bagi seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

“Jika ada hal-hal yang dirasa mencurigakan atau ada hal-hal yang mungkin berpotensi untuk hal-hal yang tidak baik untuk kita semakin peduli baik di lingkungan rumah maupun di lingkungan sekolah,” lanjutnya.

Ketika ditanya apakah Presiden berencana meninjau langsung lokasi ledakan, Mensesneg menyebut belum ada rencana tersebut.

“Belum,” jawabnya singkat.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri sebelumnya melaporkan, total ada 54 korban dalam ledakan di SMAN 72 Jakarta. Para korban menderita luka ringan hingga sedang, beberapa di antaranya sudah dipulangkan dari rumah sakit.

Aparat kepolisian tengah melakukan penyelidikan untuk memastikan sumber dan penyebab ledakan.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya