Berita

Tangkapan layar CCTV gudang yang diduga tempat penyimpanan sepeda motor ilegal di Medan Amplas. (Foto: Dok. Pribadi)

Nusantara

HMI Desak Kejati Sumut Bongkar Dugaan Penjualan Sepeda Motor Ilegal

JUMAT, 07 NOVEMBER 2025 | 17:24 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara diminta membongkar dugaan penjualan sepeda motor ilegal di wilayah Sumatera Utara.

Wakil Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Indonesia (PB HMI), Alwi Hasbi Silalahi menyusul maraknya penjualan sepeda motor tanpa dokumen resmi.

"Kita sangat menyesalkan adanya dugaan penjualan motor ilegal yang tidak dilengkapi dengan surat-surat resmi dari kepolisian," kata Alwi dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 7 November 2025.


Menurut penelusurannya, ditemukan ratusan sepeda motor di sebuah gudang kawasan Medan Amplas, Kota Medan. Sepeda motor ini dijual dengan beragam modus, mulai dari alasan bekas banjir hingga menggunakan surat-surat lelang. 

"Ini sudah jelas melawan negara. Penghindaran pajak, kehilangan pendapatan negara dari bea dan cukai, potensi pencucian uang, hingga gangguan terhadap ketertiban hukum," jelasnya. 

Oleh karena itu, ia meminta aparat setempat, khususnya Kejaksaan Tinggi Sumut turun tangan membongkar sindikat penjualan sepeda motor ini. Sebab, dikhawatirkan adanya oknum-oknum terlibat dalam penjualan ratusan sepeda motor tersebut.

"Kejati Sumut harus bergerak cepat, mendalami modus dalam penjualan sepeda motor tanpa dokumen ini. Kita khawatir adanya oknum yang terlibat lantaran menutupi dugaan ini," ucap Alwi.

Selain itu, kecurigaan muncul, karena penjualan dilakukan dengan harga yang murah, tanpa melibatkan produsen yang memproduksi sepeda motor tersebut.

"Ini sudah permainan, kenapa itu dijual murah, namun pihak-pihak dari distributor sepeda motor tidak dilibatkan," tandasnya.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

Kapolri Resmi Larang Seluruh Polisi Pakai Vape

Minggu, 01 November 2026 | 21:51

Ketidakpuasan terhadap Kinerja Pemerintah

Minggu, 01 November 2026 | 21:33

Gaduh Penggeledahan Pesantren, Polri Libatkan Propam

Minggu, 01 November 2026 | 20:41

Dua Nasabah Gugat AIA Financial ke PN Jaksel

Minggu, 01 November 2026 | 20:18

Mantra Mahasiswa dan Mengapa Rakyat Sering Kali Dikalahkan?

Minggu, 01 November 2026 | 19:36

KB Bank Syariah Digugat ke Pengadilan

Minggu, 01 November 2026 | 18:39

Pakar Tata Negara Bongkar Efek Putusan MA Terhadap Nasib Gibran

Minggu, 01 November 2026 | 18:15

Cancel Culture RANS-Willie Salim Contoh Kemarahan Publik

Minggu, 01 November 2026 | 17:41

Lulusan Trisakti Didorong Jadi Generasi Inovatif dan Berjiwa Wirausaha

Minggu, 01 November 2026 | 17:23

Elemen Umat Islam Harus Bersatu Perkuat Ekonomi melalui Koperasi

Minggu, 01 November 2026 | 17:00

Selengkapnya