Berita

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau Kali Krukut di Petogogan, Jakarta Selatan. (Foto: Berita Jakarta)

Politik

Kali Krukut Segera Dinormalisasi Atasi Banjir Kemang

JUMAT, 07 NOVEMBER 2025 | 13:35 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau Kali Krukut di Petogogan, Jakarta Selatan, yang menjadi salah satu titik penyebab utama banjir dan berkontribusi terhadap genangan di wilayah sekitarnya, termasuk Kemang Village.

Didampingi Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta, Ika Agustin Ningrum dan Wali Kota Jakarta Selatan M Anwar, Pramono menyampaikan kondisi aliran Kali Krukut saat ini yang perlu dinormalisasi. Menurutnya, sudah banyak bangunan yang berdiri di atas sungai sehingga menyebabkan banjir.

"Kita akan lakukan normalisasi. Karena kalau tidak dilakukan apapun yang kita buat misalnya dengan menggali dan mengeruk dan sebagainya, enggak cukup," ujar Pramono, Jumat, 7 November 2025.


Untuk mengatasi masalah banjir di kawasan ini, Pramono memastikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan segera melakukan normalisasi di Kali Krukut sepanjang 1,3 kilometer. Normalisasi ini akan berdampak signifikan terhadap tingginya banjir di sekitar Kemang Village.

Pramono berharap, perencanaan pembebasan lahan dapat segera dilaksanakan dan ditargetkan selesai pada tahun depan. Sehingga normalisasi Kali Krukut dapat segera dilakukan.

"(Normalisasi) Ini sudah direncanakan dari 10 tahun yang lalu, tetapi enggak pernah dieksekusi," katanya.

Pramono pun menyampaikan akan mengeluarkan penetapan lokasi (penlok) terkait pembebasan lahan di Kali Krukut. Ia menyebut, area terdampak pembebasan lahan diperkirakan sekitar 1,52 hektare atau sebanyak 65 bidang tanah.

Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta, Ika Agustin Ningrum menambahkan, normalisasi Kali Krukut akan dilakukan di sepanjang 1,3 kilometer yang terbentang dari Tarakanita hingga Jembatan Tendean. Ia menyebut, proses pengukuran pembebasan lahan dan pendataannya akan dilakukan mulai hari ini.

Namun normalisasi kali akan dilakukan sepanjang 360 meter terlebih dahulu, yakni di segmen Tarakanita hingga Petogogan.

"Dengan kedatangan Bapak Gubernur pada pagi hari ini sebenarnya secara enggak langsung minta izin ke warga bahwa mulai hari ini kita akan melakukan pengukuran dan pendataan mana saja yang akan terdampak," tandas Ika.



Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Tiga Tahun UU TPKS: DPR Soroti Masalah Penegakan Hukum dan Temuan Kasus di Lapas

Kamis, 15 Januari 2026 | 12:08

Komisi III DPR Mulai Bahas RUU Perampasan Aset Tindak Pidana

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:48

Utang Luar Negeri Indonesia Kompak Menurun

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:34

Giliran Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono Diperiksa KPK di Kasus OTT Bupati Bekasi

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:19

Muncul Tudingan Pandji Antek Asing di Balik Kegaduhan Mens Rea

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:04

Emas Antam Naik Terus, Tembus Rp2,67 Juta per Gram!

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:54

KPK Tak Segan Tetapkan Heri Sudarmanto Tersangka TPPU

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:43

TAUD Dampingi Aktivis Lingkungan Laporkan Dugaan Teror ke Bareskrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:28

Istana Ungkap Pertemuan Prabowo dan Ribuan Guru Besar Berlangsung Tertutup

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:27

Update Bursa: BEI Gembok Saham Tiga Saham Ini Akibat Lonjakan Harga

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:17

Selengkapnya