Berita

Presiden AS Donald Trump saat menyaksikan eksekutif Novo Nordisk Gordon Finlay terjatuh saat dirinya berpidato di Ruang Oval, Kamis 6 November 2025 (Foto: Associated Press)

Dunia

Bos Novo Nordisk Pingsan Saat Siaran Langsung di Gedung Putih

JUMAT, 07 NOVEMBER 2025 | 12:53 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Gordon Finlay, eksekutif senior perusahaan obat asal Swiss, Novo Nordisk, pingsan di belakang Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat acara pengumuman di Ruang Oval Gedung Putih, Kamis 6 November 2025 waktu AS.

Insiden itu terjadi ketika Trump mengumumkan kesepakatan dengan perusahaan farmasi Eli Lilly dan Novo Nordisk untuk menurunkan harga obat penurun berat badan populer Wegovy dan Zepbound. Dalam tayangan langsung, kaki Finlay terlihat tiba-tiba lemas sebelum petugas medis Gedung Putih bergegas menolongnya.

Trump sempat berdiri dari kursinya dan menatap ke arah pria itu, sementara wartawan dan kru kamera segera diminta keluar dari ruangan.


“Seorang perwakilan dari salah satu perusahaan pingsan. Unit Medis Gedung Putih segera bertindak, dan pria tersebut baik-baik saja. Konferensi pers akan segera dilanjutkan," kata Karoline Leavitt, juru bicara Gedung Putih, dikutip dari 9News, Jumat 7 November 2025.

Acara itu sendiri membahas upaya pemerintahan Trump untuk memperluas akses obat berbasis GLP-1, yang disebutnya sebagai “obat lemak”. “Obat ini akan menyelamatkan nyawa dan meningkatkan kesehatan jutaan warga Amerika,” kata Trump.

Menurut data pemerintah AS, lebih dari 100 juta orang dewasa di Amerika Serikat mengalami obesitas, sementara biaya obat GLP-1 masih tergolong tinggi, sekitar 500 Dolar AS (Rp 7,7 juta) per bulan untuk dosis besar.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya