Berita

Bendera Kazakhstan (Foto: Britannica)

Dunia

Perkuat Hubungan dengan Israel, Kazakhstan Gabung Abraham Accords

JUMAT, 07 NOVEMBER 2025 | 07:20 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kazakhstan mengumumkan bergabung dengan Abraham Accords, perjanjian yang menormalisasi hubungan antara Israel dan sejumlah negara Arab. 

Langkah Kazakhstan diambil lebih dari 30 tahun setelah negara Asia Tengah itu menjalin hubungan diplomatik dengan Israel pada 1992. Pemerintah menyebut keputusan itu sebagai hal yang wajar.

“Aksesi kami terhadap Abraham Accords merupakan kelanjutan logis dari arah kebijakan luar negeri Kazakhstan yang menekankan dialog, saling menghormati, dan stabilitas regional,” menurut pernyataan pemerintah, dikutip dari AFP, Jumat 7 November 2025.


Pengumuman ini disampaikan menjelang pertemuan Presiden AS Donald Trump dengan para pemimpin Asia Tengah. Utusan khusus AS untuk Timur Tengah, Steve Witkoff, sempat memberi bocoran sebelumnya dengan menyebut “ada satu negara lagi” yang akan bergabung, tanpa menyebutkan nama.

Langkah ini semakin memperkuat kedekatan Kazakhstan dengan Washington. Pada hari yang sama, Presiden Kassym-Jomart Tokayev berada di AS untuk menandatangani kerja sama baru terkait mineral penting.

Sebelumnya, Trump menjadi tokoh utama di balik Abraham Accords saat masa jabatan pertamanya, yang membuka hubungan resmi antara Israel dan Uni Emirat Arab, Bahrain, serta Maroko. Meski dianggap sukses diplomatik, perjanjian itu dikritik karena mengabaikan perjuangan rakyat Palestina dan tidak menyelesaikan konflik yang sudah berlangsung puluhan tahun.

Bergabungnya Kazakhstan menunjukkan semakin luasnya jangkauan kesepakatan tersebut, di tengah upaya Trump memosisikan dirinya kembali sebagai tokoh “pembawa damai” di Timur Tengah.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya