Berita

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo Akan Bangun Budidaya Perikanan Darat di 500 Kabupaten

KAMIS, 06 NOVEMBER 2025 | 18:39 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto berencana mengembangkan budidaya perikanan darat di 500 kabupaten di seluruh Indonesia. 

Rencana tersebut disampaikan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono usai menghadiri rapat terbatas yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis, 6 November 2025. 

Menurut Sakti, Presiden menginstruksikan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk melakukan pengembangan budidaya perikanan di darat secara nasional.


“Pembangunan budidaya di darat, itu juga salah satu yang diminta oleh beliau (Presiden Prabowo) untuk di 500 kabupaten,” ujar Sakti.

Ia menambahkan, program budidaya perikanan di darat akan dilakukan secara bertahap dan ditargetkan rampung dalam dua tahun ke depan. Tahun ini, pemerintah akan memulai pembangunan di 100 titik prioritas.

“2026 lah baru selesai. Tapi tahun ini dimulai kita ada 100 titik yang akan kita bangun,” tuturnya.

Selain program budidaya perikanan, pemerintah juga menargetkan penyelesaian pembangunan 65 titik Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) pada tahun ini. 

Program tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah pesisir dan meningkatkan taraf hidup nelayan.

“Sekarang sudah 20-30 persen lah kurang lebih ya, 20-30 persen. Akhir tahun ini dari 65 mudah-mudahan bisa selesai,” jelas Sakti.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya