Berita

Tokoh intelijen Suripto. (Foto: Dokumentasi RMOL)

Nusantara

Tokoh Intelijen dan Pejuang Kembali ke UUD 1945 Suripto Tutup Usia

KAMIS, 06 NOVEMBER 2025 | 17:54 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Kabar duka menyelimuti dunia intelijen tanah air. Seorang tokoh senior intelijen sekaligus pendiri Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Suripto meninggal dunia di Jakarta, Kamis, 6 November 2025.

Menurut keterangan Presiden PKS Almuzzammil Yusuf, Suripto meninggal pada pukul 12.45 WIB. Jasad Suripto kemudian disemayamkan di jalan Tampak Siring, Cipete, Jakarta Selatan, selanjutnya dimakamkan di San Diego Hills.

Suripto pernah bertugas dalam Badan Koordinasi Intelijen Negara (Bakin) dan menjadi sosok kunci dalam sebuah misi kemanusiaan yang berisiko tinggi di tengah konflik Bosnia-Herzegovina pada awal 1990-an.


Usai Reformasi 1998, Suripto bersama sejumlah tokoh menggagas berdirinya Partai Keadilan (saat ini bernama PKS). Setelah itu, Suripto dikenal sebagai dedengkot Komisi I DPR yang membidangi masalah hankam, intelijen dan luar negeri.

Saat ditemui redaksi pada awal 2025 dalam acara diskusi kembali ke UUD 1945 asli di Jakarta, Suripto yang saat itu jalan terlunta-lunta masih semangat dalam berbicara konflik Palestina dan situasi geopolitik. 

Terkait isu kembali ke UUD 1945 asli, Suripto juga masih bicara berapi-api soal perlunya kembali ke jati diri bangsa guna menyelesaikan masalah di tanah air saat ini.

Dalam takziah di rumah duka, beberapa tokoh hadir seperti mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo, aktivis senior M. Hatta Taliwang dan lain sebagainya.

Gatot mengaku kaget mendengar kepergian Suripto. Ia pun langsung bergegas menuju rumah duka dan turut menyolatkan jenazah Suripto.   


Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya