Berita

Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan Khamozaro Waruwu. (Foto: Tribunmedan)

Politik

Dalang Kebakaran Rumah Hakim Khamozaro Harus Diungkap Polisi

KAMIS, 06 NOVEMBER 2025 | 16:29 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi III DPR mendesak aparat kepolisian mengusut tuntas kebakaran rumah milik Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan Khamozaro Waruwu yang tengah menangani kasus korupsi proyek jalan di Sumatera Utara.

Anggota Komisi III DPR Rudianto Lallo menilai kebakaran tersebut terkesan janggal dan terjadi secara tiba-tiba. 

Ia menyebut kejadian itu patut dicurigai mengingat Khamozaro sedang mengadili perkara besar yang menyeret mantan Kadis PUPR Sumut, Topan Obaja Putra Ginting, anak buah Gubernur Sumut Bobby Nasution.


"Kita tanpa suudzon berharap kebakaran yang dialami hakim Tipikor di PN Sumut, ini polisi harus mengungkap, motif dalang atau siapa pelaku kebakaran rumah yang dinilai janggal," kata Rudianto kepada wartawan di Jakarta, Kamis, 6 November 2025.

Legislator Partai Nasdem itu menegaskan, kejadian seperti ini tidak boleh dibiarkan karena berpotensi menjadi preseden buruk bagi penegakan hukum di Indonesia. Rudianto pun mengingatkan pentingnya perlindungan terhadap hakim yang tengah menangani kasus besar.

"Jangan sampai teror yang banyak dialami penegak hukum ini, kemudian menurunkan tekad untuk memberantas korupsi tadi yang mana beliau sedang menangani sebuah kasus korupsi," pungkasnya. 

Kebakaran rumah Khamozaro terjadi saat ia sedang memimpin persidangan korupsi proyek jalan di Padang Lawas Utara yang menyeret eks Kadis PUPR Sumut Topan Obaja Putra Ginting. Anak buah Gubernur Sumut Bobby Nasution itu ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi di Medan pada 28 Juni 2025.

Dalam beberapa kali persidangan, Khamozaro menyebut bahwa Gubernur Bobby bertanggung jawab atas pergeseran anggaran yang menjadi titik awal korupsi pembangunan jalan ruas Sipiongot-Batas Labuhan Batu dan Hutaimbaru-Sipiongot, Kabupaten Padang Lawas Utara.


Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Febrie Adriansyah Resmi Ajukan Gugatan Praperadilan ke PN Jaksel

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:27

Menko Polkam: Aktivitas Masyarakat Tetap Normal, Pasar dan Mal Ramai

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:26

Gelombang Reshuffle Berlanjut, Zelensky Pecat Dubes Ukraina untuk AS

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:22

Harga Garam Brebes Anjlok saat Panen Raya

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:16

Kelakuan SPPG di Ketapang: Rumah Wartawan Dikepung, Istrinya Diintimidasi

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:02

Situasi di Dalam Negeri Sangat-sangat Mantap

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:52

Laba Tergerus, Saham Lufthansa Anjlok 8 Persen

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:51

Kepemilikan Aset Tak Wajar Jadi Indikator Awal Pencucian Uang

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:40

Api Membakar Lahan, Seorang Ayah Tak Pernah Pulang

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:31

Koperasi Merah Putih Dinilai Jadi Penentu Implementasi Pasal 33 UUD 1945

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya