Berita

Pabrik Lotte Chemical Indonesia (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Bisnis

Mangkrak Enam Tahun, Pabrik Petrokimia LCI Kini Terbesar di ASEAN

KAMIS, 06 NOVEMBER 2025 | 14:34 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pernah mangkrak selama enam tahun, proyek Pabrik Petrokimia PT Lotte Chemical Indonesia (LCI) di Cilegon, Banten, kini resmi beroperasi dan menjadi yang terbesar di Asia Tenggara. 

Pabrik senilai 4 miliar dolar AS atau sekitar Rp65 triliun itu diresmikan langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto pada Kamis, 6 November 2025.    

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengungkap proyek kerja sama dengan Korea Selatan itu dimulai tahun 2016 dan pernah mangkrak selama lima hingga enam tahun akibat persoalan lahan dan perizinan.  


“Proyek ini sempat mangkrak 5-6 tahun saat kami jadi Kepala BKPM, setelah itu kami bentuk Satgas Investasi. Yang menyelesaikan masalah tanah ini adalah kepolisian dan jaksa,” ujar Bahlil dalam sambutannya di peresmian pabrik.

Bahlil juga menuturkan, penyelamatan proyek ini melalui diplomasi panjang dengan pemerintah Korea Selatan.  

“Pada 2020–2021, saya sampai 10 kali ke Korea Selatan untuk mengurus lobi-lobi investasi petrokimia ini,” katanya.  

Menurut Bahlil, konstruksi proyek dimulai kembali pada 2022 dan rampung dalam waktu tiga tahun. 

“Proyek ini waktu kita memulai, minta ampun sulitnya. Jadi di tengah-tengah kawasan ini ada tanah 2,3 hektare yang dimiliki oleh orang lain, kemudian waktu itu kita selesaikan lewat Satgas Hilirisasi, kemudian ada kendala Covid-19,” ungkapnya.  

Bahlil menegaskan, keberhasilan penyelesaian proyek LCI menjadi simbol nyata kolaborasi pemerintah dan sektor swasta dalam memperkuat hilirisasi migas. 

“Jadi proyek ini terbesar di Asia Tenggara. Mereka punya juga ada Lotte di Malaysia, tapi di sini yang paling besar,” tegasnya,” tandasnya.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya