Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Sejumlah Daerah di Luar Jawa Pimpin Lonjakan Transaksi E-commerce

KAMIS, 06 NOVEMBER 2025 | 07:38 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perluasan jangkauan e-commerce terbukti menjadi kunci pemerataan ekonomi digital di Indonesia. Bukan lagi didominasi oleh Jawa, data terbaru menunjukkan lonjakan transaksi tertinggi justru datang dari wilayah-wilayah di luar Pulau Jawa, menandai pergeseran peta kekuatan ekonomi digital nasional.

Menurut Stephanie Susilo, Senior Director of Tokopedia and TikTok E-commerce Indonesia, program kampanye akbar seperti "Promo Guncang 10.10" berhasil menggerakkan ekonomi lokal secara nyata.

Data Promo Guncang 10.10 memperlihatkan daerah-daerah yang mencatat kenaikan transaksi tertinggi, menegaskan potensi pasar yang belum tergarap maksimal. Ia pun menyebut  sejumlah daerah yang mencatat kenaikan transaksi tertinggi, yakni Papua Barat, Gorontalo dan Kalimantan Selatan untuk Tokopedia. Sementara di TikTok Shop, terjadi di Sulawesi Tenggara, Maluku dan Jambi.


"Daerah-daerah ini menunjukkan bahwa potensi pasar digital Indonesia sangat besar dan tidak terpusat. Ini adalah bukti bahwa ekosistem e-commerce mampu menjangkau dan memberdayakan komunitas hingga ke wilayah timur dan luar pulau," jelas Stephanie Susilo, dlam keterangannya di Jakarta, Rabu 5 November 2025. 

Perkembangan ini secara langsung mendukung ambisi Indonesia menjadi raksasa digital di Asia Tenggara. Sektor digital kini diprediksi menyumbang 8 persen terhadap PDB nasional dan berpotensi naik menjadi 9-10 persen di akhir 2025. 

E-commerce sendiri merupakan kontributor utama dengan porsi 72 persen.

Dampak positif kampanye tersebut juga tercermin pada sisi penjual dan pembeli secara nasional. Jumlah pelaku usaha yang memanfaatkan kedua platform naik 46,8 persen. Kemudian, rata-rata pesanan di seluruh Indonesia melonjak 45 persen.

Kategori produk yang sering dianggap mahal atau sensitif, seperti Elektronik dan Otomotif, mencatat kenaikan transaksi tertinggi sebesar 75,5 persen, diikuti Makanan dan Minuman yang melesat sebesar 58,4 persen.

"Lonjakan transaksi pada kategori mahal ini menunjukkan adanya peningkatan kepercayaan pembeli terhadap keamanan dan kenyamanan berbelanja online di platform kami, terlepas dari lokasi mereka," tambah Stephanie.

Untuk menjaga momentum pertumbuhan regional, Tokopedia dan TikTok Shop akan melanjutkan kampanye melalui Promo Guncang 11.11 yang akan berpuncak pada 11 November 2025. Stephanie mengimbau penjual untuk memanfaatkan kekuatan gabungan kedua platform ini, terutama pada momen double date, guna menjangkau konsumen di berbagai wilayah.

Di tengah kampanye ini, Tokopedia juga berinovasi lewat kolaborasi eksklusif dengan aplikasi pembelajaran bahasa global, Duolingo, yang ditujukan untuk memperkuat brand lokal dan relevansi. Kolaborasi ini disebut Jonathan Theon Locanawan, Head of Marketing Tokopedia, sebagai contoh positif bahwa sinergi dan inovasi dapat memberikan dampak nyata bagi industri digital secara keseluruhan.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya