Berita

Momen kebersamaan Joko Widodo dan Budi Arie Setiadi. (Foto: Istimewa)

Politik

Budi Arie Berupaya Lepas dari Jokowi

KAMIS, 06 NOVEMBER 2025 | 01:40 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pernyataan Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi yang menyebut Projo bukan singkatan dari pro Jokowi membuat kaget para relawan yang pernah menjadi pendukung utama Joko Widodo (Jokowi).

"Kami kaget, karena (pernyataan) itu dikatakan dalam forum resmi Kongres Projo. Semua relawan (juga kaget) dengan pernyataan (Budi Arie) itu," kata Koordinator Tim Hukum Merah Putih (THMP), C Suhadi dalam video singkat yang dikutip dari akun Facebook Nusa Update, Kamis 6 November 2025.

Suhadi menilai Budi Arie dan Projo berupaya memisahkan diri dari Jokowi yang sudah membesarkan organisasi relawan tersebut.


"Kita tahu dari 2014 sampai beliau menjadi Wamen, dan dua kali menjadi Menteri. Itu kan penghargaan yang luar biasa," kata Suhadi. 

Sebelumnya, Budi Arie juga mengungkapkan keinginannya bergabung dengan Partai Gerindra. Ia mengaku ingin memperkuat agenda politik Presiden Prabowo Subianto dengan bergabung bareng partai yang dipimpin Presiden.

"Mohon izin, jika suatu saat saya berpartai, teman-teman Projo bisa memahaminya. Enggak usah ditanya lagi partainya apa. Karena apa? Saya mungkin satu-satunya orang yang diminta oleh Presiden langsung di sebuah forum," kata Budi Arie  dalam Kongres III Projo yang digelar di Hotel Grand Sahid Jakarta, Sabtu 1 November 2025.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya