Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (Foto: RMOL/Alifia Dwi Ramandhita)

Politik

Airlangga Pede Ekonomi Bisa Tembus 5,2 Persen Tahun 2025

RABU, 05 NOVEMBER 2025 | 21:13 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pemerintah optimis dapat tetap menjaga pertumbuhan ekonomi di kisaran 5 persen setelah kuartal III-2025 laju ekonomi sedikit melambat menjadi 5,04 persen, dari 5,12 persen pada kuartal sebelumnya.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan target pertumbuhan ekonomi di kisaran 5,2 persen masih on track.

“Kuartal III memang rata-rata pertumbuhan lebih rendah dari kuartal sebelumnya, tapi angka 5,04 persen itu angka yang baik karena bisa bertahan 5 persen,” ujar Airlangga di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu 5 NOvember 2025.


Data BPS menunjukkan konsumsi rumah tangga melemah dari 4,97 persen pada kuartal II menjadi 4,89 persen pada kuartal III-2025. Namun, Airlangga meyakini pemulihan bakal terlihat di penghujung tahun.

“Memang kuartal III ini ada pelemahan, tapi kuartal IV kan naik. Inflasi dilihat saja naik di kuartal III akhir,” ucapnya.

Optimisme itu juga didukung oleh perbaikan sejumlah indikator. Airlangga menyebut penjualan ritel meningkat, indeks keyakinan konsumen berada di level 115, Purchasing Manager Index sudah di atas ambang ekspansi yakni 51, serta pengeluaran masyarakat yang mengalami peningkatan.

“Daya beli naik di Q4 kemudian juga kenaikan inflasi dan kenaikan investasi di emas dan perhiasan juga naik. Itu sejalan dengan kenaikan konsumsi,” papar Airlangga.

Selain dorongan konsumsi, pemerintah menyiapkan sejumlah stimulus untuk memperkuat pertumbuhan di kuartal IV. Dengan begitu, target pertumbuhan ekonomi nasional untuk 2025 masih mungkin diraih.

“Untuk full year 5,2 persen bisa dicapai,” tegas Airlangga.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya