Berita

Menko PMK Pratikno (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Menko Pratikno Lacak Kasus Warga Baduy yang Dibegal dan Ditolak RS

RABU, 05 NOVEMBER 2025 | 19:19 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, menyatakan akan menelusuri kasus warga Baduy Dalam bernama Repan yang menjadi korban begal di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, dan sempat ditolak rumah sakit karena tidak memiliki KTP.  

Usai menemui Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu, 5 November 2025, Pratikno menegaskan pemerintah tidak akan tinggal diam terhadap peristiwa tersebut.  

“Ya Allah, kami lacak ya,” kata Pratikno singkat saat dimintai tanggapan terkait kasus Repan.  


Pratikno juga membuka kemungkinan adanya koordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri terkait penerbitan dokumen kependudukan bagi masyarakat adat seperti warga Baduy.  

“Oke, kami bicarakan dengan Kemendagri ya. Di adminduk kan itu ya, makasih,” ujarnya.  

Kasus ini menarik perhatian publik setelah Repan, warga Baduy Dalam yang masih di bawah umur, dibegal ketika berjualan madu pada Minggu dini hari, 2 November 2025. 

Ia kehilangan 10 botol madu, ponsel, dan uang tunai Rp3 juta. Repan juga mengalami luka sayatan di tangan kiri akibat sabetan senjata tajam pelaku.  

Namun ironisnya, usai kejadian Repan justru ditolak oleh rumah sakit di kawasan Cempaka Putih karena tidak memiliki identitas berupa KTP. 

Ia hanya diberi perban seadanya di luar ruangan sebelum akhirnya dirujuk ke klinik dan kemudian ke RS Ukrida, tempat ia mendapat penanganan medis dengan 10 jahitan.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

UPDATE

Duel Panas Timnas Indonesia Vs Malaysia, Ini Rekor Statistiknya

Minggu, 27 September 2026 | 02:22

Tak Peduli Teman, Prabowo Tegas Sikat Pencuri Duit Negara

Minggu, 27 September 2026 | 02:02

Di Balik Kemudahan QRIS, Merchant Tetap Wajib Terima Tunai

Minggu, 27 September 2026 | 01:46

Gugatan Denny Indrayana Cs Untungkan Seluruh Parpol di DPR

Minggu, 27 September 2026 | 01:20

Pemerintah Jangan Pukul Rata Evaluasi IUP

Minggu, 27 September 2026 | 01:07

Emas Rahmat Bawa Indonesia Lompat ke Posisi 14

Minggu, 27 September 2026 | 00:35

Kowani Apresiasi Penegasan Menteri Hukum soal SK Kepengurusan

Minggu, 27 September 2026 | 00:17

Rahmat Erwin Abdullah Persembahkan Emas Kedua Indonesia

Minggu, 27 September 2026 | 00:05

Bhayangkari Salurkan 6 Ribu Paket Sembako untuk Warga Aceh

Sabtu, 26 September 2026 | 23:49

Wamenag Protes Keras Pembebasan Bersyarat Bechi Pemerkosa Santriwati

Sabtu, 26 September 2026 | 23:20

Selengkapnya