Berita

Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS Moh Edy Mahmud. (Foto: Tangkapan layar RMOL)

Bisnis

Ekonomi RI Tumbuh 5,04 Persen, Ini Penopangnya

RABU, 05 NOVEMBER 2025 | 14:17 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan ekonomi Indonesia kembali tumbuh solid pada kuartal III 2025. Produk domestik bruto (PDB) tercatat meningkat 5,04 persen year on year (yoy), dengan konsumsi rumah tangga menjadi kontributor terbesar.

Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS Moh Edy Mahmud memaparkan, konsumsi rumah tangga masih menjadi motor utama perekonomian nasional. 
Komponen ini tumbuh 4,89 persen secara tahunan dengan peran mencapai lebih dari separuh total PDB.

"Pada kuartal III 2025, seluruh komponen mengalami pertumbuhan positif. Komponen pengeluaran yang memberikan kontribusi terbesar terhadap PDB adalah konsumsi rumah tangga dengan kontribusi sebesar 53,14 persen," kata Edy dalam konferensi pers di Jakarta, pada Rabu, 5 November 2025.

"Pada kuartal III 2025, seluruh komponen mengalami pertumbuhan positif. Komponen pengeluaran yang memberikan kontribusi terbesar terhadap PDB adalah konsumsi rumah tangga dengan kontribusi sebesar 53,14 persen," kata Edy dalam konferensi pers di Jakarta, pada Rabu, 5 November 2025.

"Komponen ini (rumah tangga) tumbuh sebesar 4,89 persen yang menunjukkan masih terjaganya tingkat konsumsi masyarakat," sambungnya.

Selain konsumsi, pemulihan investasi juga disebut memberi dorongan. Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) mencatat kontribusi 29,09 persen dengan pertumbuhan 5,04 persen yoy.

Menurut Edy, jika digabungkan, konsumsi rumah tangga dan PMTB menyumbang 82,23 persen terhadap PDB kuartal III 2025. Secara nominal, PDB atas dasar harga berlaku tercatat Rp6.060 triliun, sementara atas dasar harga konstan senilai Rp3.444,8 triliun.

Komponen lain juga berkontribusi positif, yakni ekspor dengan porsi 23,64 persen, konsumsi pemerintah 7,17 persen, serta konsumsi lembaga non-profit yang melayani rumah tangga (LNPRT) sebesar 1,29 persen.

Dari sisi sumber pertumbuhan ekonomi, konsumsi rumah tangga tercatat paling besar yakni 2,54 persen. Diikuti net ekspor 2,15 persen dan PMTB sebesar 1,59 persen.

Sementara dari sisi lapangan usaha, industri pengolahan menjadi penopang tertinggi dengan kontribusi 1,13 persen. Kemudian disusul perdagangan 0,72 persen, informasi dan komunikasi 0,63 persen, serta sektor pertanian yang menyumbang 0,61 persen.

BPS juga mencatat seluruh wilayah Indonesia mencatatkan pertumbuhan positif. Bahkan Jawa dan Sulawesi melampaui capaian nasional. Pertumbuhan ekonomi Sulawesi tercatat paling tinggi mencapai 5,84 persen, sementara Jawa tumbuh 5,17 persen.

"Secara spasial, ekonomi tetap tumbuh di seluruh wilayah Indonesia. Untuk wilayah Sulawesi menunjukkan pertumbuhan ekonomi tertinggi pada kuartal III 2025 dibandingkan dengan kuartal III 2024," tandas Edy.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Noel Pede Didampingi Munarman

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:17

Arief Hidayat Akui Gagal Jaga Marwah MK di Perkara Nomor 90, Awal Indonesia Tidak Baik-baik Saja

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:13

Ronaldo Masuki Usia 41: Gaji Triliunan dan Saham Klub Jadi Kado Spesial

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:08

Ngecas Handphone di Kasur Diduga Picu Kebakaran Rumah Pensiunan PNS

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:00

Pegawai MBG Jadi PPPK Berpotensi Lukai Rasa Keadilan Guru Honorer

Kamis, 05 Februari 2026 | 07:51

Pansus DPRD akan Awasi Penyerahan Fasos-Fasum

Kamis, 05 Februari 2026 | 07:32

Dubes Sudan Ceritakan Hubungan Istimewa dengan Indonesia dan Kudeta 2023 yang Didukung Negara Asing

Kamis, 05 Februari 2026 | 07:27

Mulyono, Anak Buah Purbaya Ketangkap KPK

Kamis, 05 Februari 2026 | 07:20

Aktivis Guntur 49 Pandapotan Lubis Meninggal Dunia

Kamis, 05 Februari 2026 | 07:08

Liciknya Netanyahu

Kamis, 05 Februari 2026 | 07:06

Selengkapnya