Berita

Ilustrasi pergerakan saham (Foto: RMOL/Alifia Dwi Ramandhita)

Bisnis

IHSG dan Rupiah Kompak Jeblok Jelang Rilis Data Pertumbuhan Ekonomi

RABU, 05 NOVEMBER 2025 | 10:04 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Menjelang pengumuman data pertumbuhan ekonomi kuartal III-2025 oleh Badan Pusat Statistik (BPS) siang ini, pasar keuangan Tanah Air bergerak di zona merah. Investor tampak melakukan aksi wait and see menunggu kepastian arah ekonomi nasional.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah 0,34 persen ke level 8.213,60 pada Rabu 5 November 2025. 

Satu menit berselang, koreksi semakin dalam menjadi 0,51 persen ke posisi 8.200. Tercatat 135 saham menghijau, sementara 320 tertekan dan 500 stagnan. Nilai transaksi awal mencapai Rp1,1 triliun dengan volume 1,5 miliar saham.


Pelemahan juga terjadi di indeks utama lainnya. LQ45 turun 0,55 persen ke 837,18, JII terkoreksi 0,26 persen ke 569,02, MNC36 turun 0,33 persen ke 343,57, dan IDX30 melemah 0,32 persen ke 439,55. 

Mayoritas sektor memerah mulai dari energi, konsumer, keuangan, infrastruktur, properti, transportasi, industri, kesehatan, bahan baku, hingga teknologi.

Tekanan tidak hanya menerpa pasar saham. Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS juga kembali tersungkur. Pada pembukaan pasar spot, Rupiah diperdagangkan di Rp16.733 per Dolar AS atau melemah 0,2 persen dibandingkan hari sebelumnya.

Namun, pelemahan Rupiah sedikit menipis seiring berjalannya perdagangan. Pada pukul 09.04 WIB, depresiasi tercatat 0,17 persen ke Rp16.728 per Dolar AS.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya