Berita

Pemerhati telematika Roy Suryo. (Foto: Youtube Refly Harun)

Politik

Roy Suryo Bantah Kabur ke Sydney

RABU, 05 NOVEMBER 2025 | 04:03 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pakar telematika Roy Suryo membantah tuduhan sejumlah pihak pendukung Joko Widodo alias Jokowi bahwa kepergiannya ke Sydney, Australia, untuk melarikan diri. Hal ini menyusul rencana Polda Metro Jaya melakukan gelar perkara dugaan ijazah palsu Jokowi.

"Saya tidak melarikan diri, saya melakukan tugas suci," kata Roy Suryo saat tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, usai dari Sydney, Australia, pada Selasa 4 November 2025.

Roy Suryo mengaku kedatangannnya di Sydney direspons positif oleh Forum Diaspora Indonesia (FDI). Di sana, selain mengulik  riwayat pendidikan Wapres Gibran Rakabuming Raka, mantan Menpora ity juga melakukan bedah buku Jokowi’s White Paper.


"Niat kami (di Sydney) juga didukung jajaran pemerintahan Indonesia," kata Roy Suryo dikutip dari Youtube Refly Harun.

"Jadi tidak benar tuduhan saya akan ditangkap Interpol. Alhamdulillah," sambungnya.

Berdasarkan hasil investigasinya, Roy Suryo menegaskan bahwa 99,9 persen Gibran Rakabuming Raka tidak menyelesaikan kursus bahasa Inggris di Insearch Language Centre Sydney, lembaga persiapan untuk mahasiswa asing sebelum melanjutkan kuliah di University of Technology Sydney (UTS). 

"Kita sudah dapat kesimpulan 99,9 persen Gibran Rakabuming Raka tidak pernah lulus dan tidak ada ijazah SMA. Artinya ini harus dicabut. Berarti dia tidak sah atau tidak layak untuk menjadi wakil presiden," kata Roy Suryo.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

PUI: Pernyataan Kapolri Bukan Ancaman Demokrasi

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:52

BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA Sesuai UUD 1945

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:34

HMI Sumut Desak Petugas Selidiki Aktivitas Gudang Gas Oplosan

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:26

Presiden Prabowo Diminta Bereskan Dalang IHSG Anjlok

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:16

Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Praka Hamid Korban Longsor Cisarua

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:54

PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:53

TSC Kopassus Cup 2026 Mengasah Skill dan Mental Petembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:23

RUU Paket Politik Menguap karena Himpitan Kepentingan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:45

Kuba Tuding AS Lakukan Pemerasan Global Demi Cekik Pasokan Minyak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:44

Unjuk Ketangkasan Menembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:20

Selengkapnya