Berita

Konferensi pers KSSK pada Senin, 3 November 2025. (Foto: RMOL/Alifia)

Bisnis

LPS: 51 Juta Penduduk Belum Punya Rekening

SELASA, 04 NOVEMBER 2025 | 11:56 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menyoroti masih rendahnya kepemilikan rekening tabungan di Tanah Air. Ketua Dewan Komisioner LPS Anggito Abimanyu mengungkapkan, masih ada sekitar 51 juta penduduk Indonesia yang belum memiliki rekening simpanan.

Jumlah tersebut setara dengan 19,9 persen dari populasi produktif berusia 5 hingga 74 tahun.

“Penduduk Indonesia yang belum memiliki rekening simpanan mencapai 51 juta orang, atau 19,9 persen dari populasi produktif,” ujar Anggito dalam konferensi pers hasil rapat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Jakarta, dikutip Selasa 4 November 2025.


Untuk mempercepat inklusi keuangan, LPS akan berkolaborasi bersama KSSK untuk memperluas pembukaan rekening bagi masyarakat.

“LPS bersama lembaga KSSK lainnya berperan aktif memperluas basis masyarakat menabung melalui peningkatan literasi dan inklusi keuangan,” tegasnya.

Selain itu, LPS menegaskan tetap mengawal kebijakan penjaminan simpanan agar berjalan efektif dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap perbankan dan menopang stabilitas sistem keuangan.

Hingga September 2025, cakupan penjaminan simpanan LPS masih terjaga di atas 90 persen dari total rekening perbankan nasional. Tercatat 662 juta rekening bank umum terjamin (99,94 persen) dan 15,8 juta rekening BPR/BPRS (99,97 persen).

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

PUI: Pernyataan Kapolri Bukan Ancaman Demokrasi

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:52

BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA Sesuai UUD 1945

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:34

HMI Sumut Desak Petugas Selidiki Aktivitas Gudang Gas Oplosan

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:26

Presiden Prabowo Diminta Bereskan Dalang IHSG Anjlok

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:16

Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Praka Hamid Korban Longsor Cisarua

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:54

PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:53

TSC Kopassus Cup 2026 Mengasah Skill dan Mental Petembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:23

RUU Paket Politik Menguap karena Himpitan Kepentingan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:45

Kuba Tuding AS Lakukan Pemerasan Global Demi Cekik Pasokan Minyak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:44

Unjuk Ketangkasan Menembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:20

Selengkapnya