Berita

Ilustrasi (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Wall Street: Saham Amazon dan Nvidia Melesat

SELASA, 04 NOVEMBER 2025 | 08:47 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Amerika Serikat (AS) di Wall Street berakhir variative pada perdagangan Senin, 3 November 2025 waktu setempat, yang ditopang sentimen positif dari sejumlah kesepakatan besar di sektor kecerdasan buatan (AI). 

Dikutip dari Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average ditutup turun 226,19 poin atau 0,48 persen menjadi 47.336,68. S&P 500 menguat 11,77 poin atau 0,17 persen menjadi 6.851,97, dan Nasdaq Composite Index menguat 109,77 poin atau 0,46 persen ke posisi 23.834,72.

Dari 11 sektor utama di indeks S&P 500, consumer discretionary mencatat kenaikan tertinggi, sedangkan sektor material mengalami penurunan terdalam.


Saham UnitedHealth Group dan Merck  turun 2,3 persen dan 4,1 persen. Saham Nvidia melesat 2,2 persen setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa chip AI paling canggih buatan perusahaan tersebut hanya akan digunakan perusahaan Amerika Serikat dan tidak akan diekspor ke China maupun negara lain. 

Saham Amazon juga melesat 4 persen setelah mengumumkan kesepakatan senilai 38 miliar Dola AS dengan OpenAI.

Minimnya data ekonomi resmi akibat government shutdown membuat pelaku pasar mengandalkan indeks manufaktur dari Institute for Supply Management (ISM) dan S&P Global yang menunjukkan sektor industri AS masih menghadapi ketidakpastian terkait kebijakan tarif impor Presiden Trump. Mahkamah Agung AS dijadwalkan akan membahas legalitas kebijakan tarif tersebut pada Rabu pekan ini.

Jumlah saham yang turun melebihi yang naik dengan rasio 1,34 banding 1 di NYSE . Terdapat 202 titik tertinggi baru dan 142 titik terendah baru di NYSE .

Volume transaksi di bursa Wall Street mencapai 19,62 miliar lembar saham, dibandingkan rata-rata 21,11 miliar lembar saham untuk sesi penuh selama 20 hari perdagangan terakhir.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya