Berita

Maria Corina Machado (Foto: Tangkapan layar YouTube Bloomberg Podcast)

Dunia

Peraih Nobel Perdamaian Dukung Operasi Militer AS di Venezuela

SELASA, 04 NOVEMBER 2025 | 08:01 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Tokoh oposisi Venezuela sekaligus peraih Nobel Perdamaian tahun ini, Maria Corina Machado, mendukung peningkatan kekuatan militer Amerika Serikat (AS) di lepas pantai negaranya. 

Machado menilai langkah itu bisa membantu menggulingkan Presiden Nicolas Maduro, yang disebutnya sebagai pemimpin tidak sah.

“Saya yakin eskalasi yang terjadi adalah satu-satunya cara untuk memaksa Maduro memahami bahwa sudah waktunya untuk pergi,” ujarnya dalam wawancara dengan Bloomberg, dikutip dari RT, Selasa 4 November 2025.


Washington menuduh Maduro memiliki hubungan dengan kartel narkoba dan menyebutnya “narcoterrorist”. Sejak awal tahun, AS telah menempatkan armada laut di Karibia barat dan menyerang kapal yang diduga menyelundupkan narkoba di sekitar perairan Venezuela.

Machado sendiri mengklaim pemilu tahun lalu dimenangkan oleh kandidat oposisi Edmundo Gonzalez Urrutia, sementara Maduro disebutnya merebut kekuasaan secara ilegal. Ia menegaskan, penggulingan Maduro bukanlah “pergantian rezim”, melainkan “penegakan kehendak rakyat Venezuela.”

Presiden Maduro menolak tuduhan itu dan menuding Machado sebagai agen Washington yang menyalurkan dana kepada kelompok “fasis” anti-pemerintah. Ia juga menuduh AS berusaha melakukan kudeta melalui operasi militernya.

Sementara itu, Machado menyebut ancaman militer saja sudah cukup untuk menekan Maduro, dengan menegaskan bahwa oposisi “siap mengambil alih pemerintahan” begitu transisi kekuasaan dimulai.

Populer

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

UPDATE

OTT Pegawai Pajak Jakarta Utara: KPK Sita Uang Ratusan Juta dan Valas

Sabtu, 10 Januari 2026 | 12:14

Mendagri: 12 Wilayah Sumatera Masih Terdampak Pascabencana

Sabtu, 10 Januari 2026 | 12:04

Komisi I DPR: Peran TNI dalam Penanggulangan Terorisme Hanya Pelengkap

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:33

X Ganti Emotikon Bendera Iran dengan Simbol Anti-Rezim

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:27

Trump Sesumbar AS Bisa Kuasai 55 Persen Minyak Dunia Lewat Venezuela

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:10

Konten Seksual AI Bikin Resah, Grok Mulai Batasi Pembuatan Gambar

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:52

Ironi Pangan di Indonesia: 43 Persen Rakyat Tak Mampu Makan Bergizi

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:41

Emas Antam Berkilau, Naik Rp25.000 Per Gram di Akhir Pekan

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:34

Khamenei Ancam Tindak Tegas Pendemo Anti-Pemerintah

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:22

Ekonomi Global 2026: Di Antara Pemulihan dan Ketidakpastian Baru

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:06

Selengkapnya