Berita

Konferensi pers KSSK pada Senin, 3 November 2025. (Foto: RMOL/Alifia Dwi Ramandhita)

Politik

Menkeu Purbaya Pastikan Stabilitas Sistem Keuangan Aman di Kuartal III-2025

SENIN, 03 NOVEMBER 2025 | 17:49 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Stabilitas sistem keuangan pada kuartal III-2025 disebut tetap terkendali di tengah ketidakpastian global yang masih tinggi.

Hal tersebut disampaikan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam rapat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) perdana yang dipimpinnya pada Senin, 3 November 2025.

“Stabilitas Sistem Keuangan triwulan III-2025 tetap terjaga dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dengan terus mewaspadai berbagai risiko global,” kata Purbaya dalam konferensi pers di Gedung Bank Indonesia, Jakarta.


Purbaya menegaskan, kewaspadaan menjadi kunci utama di tengah gejolak ekonomi global. Namun ia memastikan kebijakan yang dikeluarkan tetap efektif menjaga stabilitas sistem keuangan nasional.

KSSK dalam rapat berkala keempat juga menyepakati penguatan sinergi kebijakan lintas otoritas untuk terus menjaga stabilitas, sembari tetap mendorong pemulihan dan pertumbuhan ekonomi.

Momentum pertumbuhan ekonomi disebut terus menguat dan diproyeksikan mencapai target pada 2025, didukung konsumsi rumah tangga dan investasi yang bertahan positif sejalan dukungan pemerintah serta kebijakan moneter yang akomodatif.

Di sisi global, Purbaya menyampaikan bahwa prospek ekonomi dunia masih tertekan akibat kebijakan tarif impor Amerika Serikat.

“Pertumbuhan ekonomi dunia masih menghadapi tantangan akibat dampak tarif impor AS yang menyebabkan ketidakpastian tetap tinggi. Namun ekspektasi perbaikan ekonomi ke depan mulai menguat,” paparnya.

Sementara pertumbuhan ekonomi di Eropa, Jepang, China, dan India masih terlihat lesu karena konsumsi yang belum pulih. Meski demikian, terdapat revisi pertumbuhan dari lembaga internasional.

“IMF telah merevisi ke atas untuk pertumbuhan ekonomi global dari 3 persen menjadi 3,2 persen pada outlook terbaru pada Oktober 2025. Meskipun lebih rendah dibandingkan 2024, di level 3,3 persen didorong oleh kondisi keuangan yang lebih lamban akibat kesepakatan AS, ekspansi fiskal dan penurunan inflasi,” ujar Purbaya.

Adapun rapat KSSK ini juga menjadi yang pertama bagi Anggito Abimanyu setelah menjabat sebagai Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). 

KSSK sendiri terdiri dari Menteri Keuangan, Gubernur Bank Indonesia, Ketua Dewan Komisioner OJK, dan Ketua Dewan Komisioner LPS.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Menteri Ekraf: Kreativitas Tak Bisa Dihargai Nol atau Dipatok

Jumat, 03 April 2026 | 20:06

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

Harga Plastik Dalam Negeri Meroket, Ini Kronologinya

Jumat, 03 April 2026 | 19:42

Kapolda Riau Perketat Penanganan Karhutla Hadapi Ancaman Super El Nino

Jumat, 03 April 2026 | 19:18

Upacara Penghormatan UNIFIL untuk Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Jumat, 03 April 2026 | 19:01

Labirin Informasi pada Perang Simbolik

Jumat, 03 April 2026 | 18:52

KPK Siapkan Pemeriksaan Ono Surono Usai Penggeledahan

Jumat, 03 April 2026 | 18:35

BNPB: Tidak Ada Tambahan Korban Gempa Magnitudo 7,6 Sulut dan Malut

Jumat, 03 April 2026 | 18:31

Resiliensi Bangsa: Dari Mosi Integral 1950 hingga Geopolitik Kontemporer 2026

Jumat, 03 April 2026 | 18:03

FWP Polda Metro Hibur Anak Yatim ke Wahana Bermain

Jumat, 03 April 2026 | 17:45

Selengkapnya