Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Pertahanan

Prabowo Ingin Pesawat A400M Dilengkapi Modul Ambulans dan Pemadam Karhutla

SENIN, 03 NOVEMBER 2025 | 14:35 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto memerintahkan TNI Angkatan Udara untuk menambah fasilitas ambulans udara dan perlengkapan kebakaran hutan (karhutla) pada pesawat angkut Airbus A400M.

Instruksi itu disampaikan Prabowo usai menyerahkan secara simbolis pesawat A400M kepada Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto di Baseops Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin, 3 November 2025.

Menurutnya, A400M perlu dimaksimalkan untuk mendukung misi kemanusiaan dan penanggulangan bencana.


“Saya perintahkan kita segera pesen modul Ambulans udara untuk A400. Dan juga saya sudah instruksikan untuk diperlengkapi dengan alat-alat untuk menghadapi kebakaran hutan," ungkap Prabowo. 

Presiden RI menilai kemampuan pesawat ini akan berdampak besar pada kesiapan Indonesia dalam menghadapi berbagai kondisi darurat baik di dalam negeri maupun di luar negeri. 

Prabowo juga mencontohkan kemungkinan Airbus A400M digunakan untuk membantu negara lain dalam situasi kemanusiaan. Sama seperti saat RI mengirim pesawat Herkules untuk membantu korban Gempa Turki dan konflik Gaza.

“Seandainya ada kemanusiaan yang terjadi peristiwa di mana-mana kita juga bisa hadir. Jadi kita juga sebagai bagian dari komunitas dunia kita harus juga bantu negara-negara dalam kesulitan,” ucapnya.

Pesawat Airbus A400M Atlas yang tiba hari ini menjadi kekuatan baru di Skuadron Udara 31 TNI AU. Serah terima dilakukan dari Panglima TNI kepada Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M Tonny Harjono.

Kedatangan A400M ini merupakan bagian dari dua unit yang dipesan Kementerian Pertahanan pada 18 November 2021, saat Prabowo masih menjabat Menhan. Unit kedua dijadwalkan tiba pada tahun 2026.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya