Berita

Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi. (Foto: RMOL/Jamaludin)

Politik

Budi Arie Bakal Jadi Mata-mata Jokowi jika Bergabung ke Gerindra

SENIN, 03 NOVEMBER 2025 | 11:36 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Presiden Prabowo Subianto harus hati-hati terhadap Budi Arie Setiadi yang hendak bergabung ke Partai Gerindra. Budi Arie diyakini bakal menjadi mata-mata untuk mantan presiden Joko Widodo alias Jokowi.

Menurut Direktur Pusat Riset Politik, Hukum, dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam, Partai Gerindra akan rugi jika menerima Budi Arie. Mengingat, Budi Arie masih tersangkut perkara judi online (judol).

"Kalau ditimbang, maka lebih banyak mudharatnya daripada manfaatnya apabila Gerindra menerima Budi Arie," kata Saiful kepada RMOL, Senin, 3 November 2025.


Saiful menilai, Partai Gerindra akan menolak Budi Arie karena memiliki rekam jejak yang buruk. Apalagi, Budi Arie sudah didepak dari kabinetnya Prabowo.

"Jika Gerindra menerima Budi Arie, maka terkesan pragmatis dan seakan Gerindra hanya butuh suara semata tanpa mengedepankan aspek etika politik dalam pemerintahan," kata Saiful.

"Selain itu bisa jadi Budi Arie yang dekat dengan Jokowi dinilai sebagai mata-mata di Gerindra, sehingga bukan justru menambah kekuatan baru namun akan menambah degradasi partai," pungkasnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya