Berita

Korban TPPO di Myanmar (Foto: Kemlu RI)

Dunia

144 WNI Jadi Korban TPPO di Myawaddy Myanmar

MINGGU, 02 NOVEMBER 2025 | 08:52 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

KBRI Yangon berhasil menjangkau dan mendata 144 WNI yang terindikasi menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dan eksploitasi di kawasan Myawaddy, Kayin State, Myanmar.

Sebanyak 54 WNI diketahui sudah berada di wilayah aman di luar pusat aktivitas daring ilegal, sementara 45 WNI berada di Gate 25, dan 45 WNI lainnya di Gate UK999.

Selain itu, terdapat 58 WNI di lokasi keempat yang hingga kini belum dapat menyerahkan data identitas maupun dokumen perjalanan kepada KBRI. 


"Komunikasi dan pendekatan persuasif terus dilakukan agar pendataan terhadap seluruh WNI dapat segera dilengkapi," ungkap KBRI Yangon dalam sebuah pernyataan yang dikutip Minggu, 2 November 2025. 

Data lengkap yang telah dihimpun akan segera disampaikan secara resmi kepada otoritas Myanmar sebagai dasar permohonan pemindahan 90 dari 144 WNI tersebut ke lokasi yang lebih aman. 

KBRI juga akan mengajukan penerbitan izin keluar (exit permit) bagi seluruh WNI tersebut. Bagi mereka yang tidak memiliki paspor, KBRI akan menerbitkan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) guna mendukung kelancaran proses pemulangan.

Setelah seluruh izin diperoleh, pemindahan para WNI akan difasilitasi melalui jalur perbatasan Myawaddy–Mae Sot, bekerja sama dengan KBRI Bangkok untuk proses perizinan masuk ke Thailand sebelum pemulangan ke Indonesia dilakukan.

KBRI Yangon terus menjalin koordinasi dengan pemangku kepentingan terkait, khususnya otoritas Myanmar, yang selama ini memberikan dukungan dan kerja sama dalam memastikan proses pemulangan WNI berjalan secara aman, tertib, dan terkoordinasi.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

September 2026, Industri Kayu Tertekan Karhutla

Rabu, 30 September 2026 | 20:27

Komisaris Asuransi Tokio Marine Indonesia Dicecar KPK Soal Pencairan Komisi Fiktif Asuransi Pelni

Rabu, 30 September 2026 | 20:26

Prabowo Minta Efisiensi APBN Tetap Terukur demi Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 30 September 2026 | 20:26

Insentif Pajak Gaji Karyawan di Bawah Rp10 Juta Berlanjut Hingga 2027

Rabu, 30 September 2026 | 19:51

Bulu Tangkis Sumbang 6 Medali Asian Games, BNI Apresiasi Pembinaan PBSI

Rabu, 30 September 2026 | 19:36

Pancasila, Persatuan, dan Ujian Geopolitik

Rabu, 30 September 2026 | 19:23

33,2 Juta Keluarga Akan Terima Bantuan Beras 10 Kg selama Oktober-Desember

Rabu, 30 September 2026 | 19:12

Pemerintah Siapkan Stimulus Ekonomi Rp31 Triliun di Kuartal IV 2026

Rabu, 30 September 2026 | 19:01

Dakwah Ekonomi Syarikat Islam Sejalan dengan Visi Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 18:34

Pengelolaan Gambut di Riau Jadi Rujukan Badan Baru Bentukan Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 18:28

Selengkapnya