Berita

Ketua Umum Asosiasi Produsen Cat Indonesia (APCI), Kris Rianto Adidarma. (Foto: APCI)

Bisnis

Hilirisasi Industri Cat dan Pelapis Butuh Perhatian Pemerintah

SABTU, 01 NOVEMBER 2025 | 06:52 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Perhatian Pemerintah terhadap industri hilir dari industri cat dan pelapis (Coatings) nasional masih minim. 

"Industri coatings kita masih bergantung pada bahan baku cat produk-produk impor seperti Tiongkok, Jerman dan negara Eropa lainnya," kata Ketua Umum Asosiasi Produsen Cat Indonesia (APCI), Kris Rianto Adidarma dalam keterangannya yang dikutip redaksi, Sabtu 1 November 2025.

Menurutnya, sebagian besar produk-produk coatings, terutama yang berbasis petrokimia masih impor dari luar. 


"Jadi bahan baku seperti misalnya solvent, resin, dan juga monomer itu yang dihasilkan dari minyak bumi, itu kita masih impor,” kata Kris.

Ia menyayangkan belum terciptanya ekosistem hilir untuk mendukung industri cat dalam negeri. Padahal, Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki kilang minyak besar. Untuk itu, ke depan pihaknya berharap Pemerintah dapat menciptakan ekosistem petrochemical industry yang kuat di Indonesia. 

Seperti diketahui, Uni Eropa merupakan salah satu mitra ekonomi paling strategis bagi Indonesia. Pada tahun 2024, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian mencatat nilai perdagangan RI-Eropa mencapai 30,4 miliar dolar AS dengan surplus 4,4 miliar dolar AS bagi Indonesia. 

Selain itu, Uni Eropa juga tercatat sebagai investor terbesar kelima di Indonesia dengan total nilai investasi sebesar 15,6 miliar dolar AS sepanjang periode 2019-2024.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya