Berita

Audensi Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MN KAHMI) dengan Kepala BNN Komjen Suyudi Ario Seto. (Foto: Dokumentasi MN KAHMI

Presisi

Pengguna Narkoba Tembus 3,3 Juta Jiwa, Pemberantasan Bukan cuma Tugas APH

SABTU, 01 NOVEMBER 2025 | 00:10 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Peredaran dan penyalahgunaan narkoba saat ini telah menjadi ancaman serius bagi ketahanan bangsa dan masa depan generasi muda Indonesia. Berdasarkan data Badan Narkotika Nasional (BNN), setiap tahun jumlah pengguna narkoba terus meningkat, termasuk di kalangan pelajar, mahasiswa, dan pekerja. 

Demikian dikatakan Kepala BNN Komjen Suyudi Ario Seto saat menerima audensi Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MN KAHMI) yang terdiri dari Presidium Soetomo, Sekjen Syamsul Qomar, Bendahara Umum  Sabarudin, ketua bidang M Muslih, Burhanudin M. Zain dan Nusran Joher, Jumat 31 Oktober 2025.

"Fenomena ini bukan hanya berdampak pada kesehatan individu, tetapi juga mengancam tatanan sosial, ekonomi, serta keamanan nasional," kata Suyudi.


Suyudi menyebutkan, tahun ini jumlah prevalensi pengguna narkoba mencapai 3.3 juta jiwa. Menurutnya, upaya penanggulangan bahaya narkoba tidak bisa hanya dibebankan pada aparat penegak hukum (APH), tetapi harus menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat -- pemerintah, lembaga pendidikan, organisasi masyarakat, dan keluarga. 

Sementara Soetomo menyampaikan perlunya kerjasama yang erat antara BNN dengan kelompok-kelompok masyarakat, termasuk KAHMI yang pengurusnya ada di setiap provinsi dan lebih 500 kabupaten/kota di seluruh Indonesia. 

Sedangkan Syamsul Qomar mendorong ndekatan KIEA (Komunikasi, Informasi, Edukasi dan Advokasi) dalam gerakan anti narkoba.

"Perlu dibuat media KIEA Bersinar yang masif, agar masyarakat dapat ikut serta berpatisipasi penanggulangan narkoba," kata Syamsul.

Sabarudin menambahkan bahwa MN KAHMI akan melakukan MoU dengan BNN sebagai bentuk kontribusi nyata dalam memperkuat ketahanan masyarakat terhadap ancaman narkoba.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

UPDATE

Kadisdik DKI Senang Lihat Kemping Pramuka di SDN 11 Kebon Jeruk

Sabtu, 10 Januari 2026 | 02:03

Roy Suryo Cs Pastikan Menolak Ikuti Jejak Eggi dan Damai

Sabtu, 10 Januari 2026 | 01:47

Polri Tetap di Bawah Presiden Sesuai Amanat Reformasi

Sabtu, 10 Januari 2026 | 01:14

Kesadaran Keselamatan Pengguna Jalan Tol Rendah

Sabtu, 10 Januari 2026 | 01:04

Eggi dan Damai Temui Jokowi, Kuasa Hukum Roy Suryo Cs: Ada Pejuang Ada Pecundang!

Sabtu, 10 Januari 2026 | 00:34

Debat Gibran-Pandji, Siapa Pemenangnya?

Sabtu, 10 Januari 2026 | 00:19

Prabowo Didorong Turun Tangan terkait Kasus Ketua Koperasi Handep

Sabtu, 10 Januari 2026 | 00:04

Eggi dan Damai Mungkin Takut Dipenjara

Jumat, 09 Januari 2026 | 23:46

Relasi Buku Sejarah dan Medium Refleksi Kebangsaan

Jumat, 09 Januari 2026 | 23:42

Kadispora Bungkam soal Lahan Negara di Kramat Jati Disulap Jadi Perumahan

Jumat, 09 Januari 2026 | 23:07

Selengkapnya