Berita

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Koperasi Ferry Juliantono, serta Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). (Foto: Kolase RMOL)

Politik

Publik Puas Kinerja Purbaya, Ferry Juliantono, dan AHY

JUMAT, 31 OKTOBER 2025 | 19:03 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Ketua Dewan Direksi GREAT Institute, Syahganda Nainggolan, mengungkap tiga nama menteri di Kabinet Prabowo Subianto yang mendapat apresiasi publik paling tinggi dalam survei opini terkait kepuasan atas kinerja pemerintah. 

Mereka adalah Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Koperasi Ferry Juliantono, serta Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

“Tiga nama itu mendapat persepsi publik yang lumayan tinggi,” kata Syahganda kepada RMOL di Kantor Great Institute, Jalan Gunawarman, Jakarta Selatan Jumat, 31 Oktober 2025


Syahganda menjelaskan, publik menilai Purbaya sebagai sosok yang berani dan terbuka. Gaya komunikasinya yang ceplas-ceplos dianggap menyegarkan dan jujur di tengah budaya politik yang sering kaku dan tertutup.

“Purbaya ini disukai publik karena dia ceplas-ceplos. Orang sekarang lagi pengen gaya yang seperti itu, karena dunia medsos juga pengaruh. Beda dengan gaya aristokrat seperti Sri Mulyani," jelasnya. 

Menurut Syahganda, Purbaya ini membongkar aib korupsi di bea cukai, pajak, dan lainnya. Dia juga mengkritisi proyek Cortex senilai Rp1 triliun. 

“Rakyat senang karena dia nggak mau menutupi penyimpangan. Rakyat kan berkeringat bayar pajak, masa uangnya dipakai buat buang-buangan korupsi. Nah itu dibongkar sama Purbaya,” tambahnya.

Selain Purbaya, Syahganda juga menilai Ferry Juliantono menunjukkan kinerja signifikan melalui pengembangan ekonomi kerakyatan. Program Koperasi Desa Merah Putih yang digagas Ferry disebut mendapat apresiasi luas dari publik.

“Pak Ferry ini kan development, pengembangan bertahap. Sekarang ini surplus kita 71 persen apresiasi kepada Ferry karena koperasi desa merah putih. Itu kan sebelum ada pencairan 200 triliun dari Pak Purbaya. Begitu cair 200 triliun, BNI dua hari lalu sudah kucur 23 triliun. Gerai-gerainya mulai dibangun. Itu kepuasan akan terus meningkat,” jelasnya.

Sementara itu, AHY juga dinilai berhasil menampilkan kinerja teknokratik dan strategis di bidang infrastruktur. Syahganda menyebut AHY mampu mengoordinasikan kementerian teknis di bawah koordinasinya dengan efektif.

“AHY ini berusaha menjadi menteri yang teknokratik. Dia performance-nya bagus, terutama di isu strategis seperti giant sea wall, infrastruktur irigasi, dan sebagainya. Dia coba ngontrol dan menjalin koordinasi antar kementerian dengan baik,” tutur Syahganda.

Menurutnya, ketiga nama tersebut menjadi simbol kombinasi antara ketegasan, visi pengembangan ekonomi rakyat, dan kemampuan teknokratik yang membuat publik semakin percaya pada pemerintahan Prabowo.



Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

UPDATE

Kadisdik DKI Senang Lihat Kemping Pramuka di SDN 11 Kebon Jeruk

Sabtu, 10 Januari 2026 | 02:03

Roy Suryo Cs Pastikan Menolak Ikuti Jejak Eggi dan Damai

Sabtu, 10 Januari 2026 | 01:47

Polri Tetap di Bawah Presiden Sesuai Amanat Reformasi

Sabtu, 10 Januari 2026 | 01:14

Kesadaran Keselamatan Pengguna Jalan Tol Rendah

Sabtu, 10 Januari 2026 | 01:04

Eggi dan Damai Temui Jokowi, Kuasa Hukum Roy Suryo Cs: Ada Pejuang Ada Pecundang!

Sabtu, 10 Januari 2026 | 00:34

Debat Gibran-Pandji, Siapa Pemenangnya?

Sabtu, 10 Januari 2026 | 00:19

Prabowo Didorong Turun Tangan terkait Kasus Ketua Koperasi Handep

Sabtu, 10 Januari 2026 | 00:04

Eggi dan Damai Mungkin Takut Dipenjara

Jumat, 09 Januari 2026 | 23:46

Relasi Buku Sejarah dan Medium Refleksi Kebangsaan

Jumat, 09 Januari 2026 | 23:42

Kadispora Bungkam soal Lahan Negara di Kramat Jati Disulap Jadi Perumahan

Jumat, 09 Januari 2026 | 23:07

Selengkapnya