Berita

Jumpa pers bersama MUI, BKSAP DPR RI, serta sejumlah lembaga filantrofi Indonesia, mengumumkan gelaran Konferensi Asia Pasifik untuk Palestina, yang digelar di Kantor MUI, Jalan Tugu Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis, 30 Oktober 2025. (Foto: RMOL: Ahmad Satryo)

Dunia

MUI Bakal Gelar Konferensi Asia Pasifik untuk Palestina di DPR

JUMAT, 31 OKTOBER 2025 | 16:32 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Sebagai wujud kepedulian terhadap penderitaan rakyat Palestina, Majelis Ulama Indonesia (MUI) akan menggelar Konferensi Asia Pasifik untuk Palestina (KAP) di Gedung DPR RI, Jakarta, pada 7–8 November mendatang. 

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari pertemuan MUI dengan Global Coalition for Al-Quds and Palestine (GCAP) di Istanbul, Turki, beberapa waktu lalu.

Menurut pernyataan resmi MUI pada Jumat, 31 Oktober 2025, KAP merupakan inisiatif civil society yang mempertemukan tokoh masyarakat, aktivis, dan pembela Palestina dari berbagai negara di kawasan Asia Pasifik. 


Forum tersebut akan membahas perkembangan geopolitik yang berkaitan dengan perjuangan kemerdekaan Palestina serta langkah-langkah strategis memperkuat kerja sama antarnegara di wilayah tersebut.

“KAP ini sangat penting antara lain untuk melengkapi dan memperkuat gerakan dan aliansi global civil society yang selama ini telah melakukan langkah-langkah mendukung kemanusiaan dan kemerdekaan Palestina,” bunyi pernyataan tersebut.

Disebutkan bahwa KAP akan menghadirkan 20 narasumber dari sejumlah negara Asia Pasifik yang membahas 20 topik penting terkait perjuangan rakyat Palestina. 

Melalui forum tersebut, diharapkan terbentuk jaringan kolaboratif lintas negara yang mampu memperkuat posisi Palestina di kancah internasional.

Sebagai bentuk kolaborasi masyarakat sipil, MUI bekerja sama dengan sejumlah lembaga filantropi nasional, seperti Qudwah Indonesia, Dompet Dhuafa, Rumah Zakat, Forum Zakat (FOZ), dan Inisiatif Zakat Indonesia (IZI). 

Lembaga-lembaga tersebut dikenal aktif menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk Gaza dan wilayah Palestina lainnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya