Berita

Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono. (Foto: Humas Kemensos)

Politik

Wamensos Serukan Bersatu Lawan Serakahnomic Demi Wujudkan Keadilan Sosial

KAMIS, 30 OKTOBER 2025 | 10:51 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Seluruh elemen bangsa diajak bersatu melawan serakahnomic atau sistem ekonomi serakah yang disinyalir menjadi akar masalah ketimpangan sosial di Indonesia.

Seruan itu disampaikan Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono saat menjadi pembicara utama dalam acara Diskusi Refleksi Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran di Universitas Bina Bangsa (Uniba), Serang, Banten, Rabu, 29 Oktober 2025. 

"Kalau Indonesia mau maju, adil, dan makmur, ya kita harus bersatu, bergotong-royong, mengenyahkan Serakahnomic ini," kata Agus Jabo. 


Agus Jabo lantas mamaparkan bahwa serakahnomic terdiri dari tiga unsur utama yang saling menguatkan yakni imperialisme, oligarki, dan birokrasi korup. Ketiganya menjadi penghalang utama bagi terwujudnya Indonesia yang adil dan makmur.

Maka satu-satunya jalan keluar dari belenggu Serakahnomic adalah dengan menjalankan Pasal 33 UUD 1945 secara konsisten. Prinsip pengelolaan sumber daya alam untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat, menurutnya, harus kembali menjadi pijakan utama pembangunan nasional.

"Apa yang menjadi sumber daya alam Indonesia itu, betul-betul mulai sekarang digunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat, bukan hanya untuk kemakmuran segelitir orang. Dan harus dikelola untuk kepentingan bangsa, bukan kepentingan yang kapitalistik," jelas Agus Jabo. 

Sehubungan dengan hal ini dia  mengapresiasi semangat mahasiswa yang mulai mengkaji isu serakahnomic secara kritis. 

"Saya mengapresiasi teman-teman mahasiswa, khususnya mahasiswa Uniba. Tadi juga ada unsur yang terlibat di sini, ada LMND, ada Prima. Maju terus, mari kita bersatu dan enyahkan Serakahnomic," katanya. 

Agus meyakini, bila bangsa Indonesia mampu menghapus praktik Serakahnomic, maka cita-cita keadilan sosial sebagaimana diamanatkan para pendiri bangsa akan terwujud.

“Kalau serakahnomic bisa dihilangkan (maka rakayat) bisa tersenyum seperti yang diinginkan Pak Presiden. Indonesia akan menjadi negeri yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur, gemah ripah loh jinawi, tata tentrem kerta raharja,” pungkasnya.

Selaras dengan hal itu, Kemensos terus memperkuat keberpihakan kepada wong cilik, sesuai arah kebijakan kerakyatan Presiden Prabowo Subianto. Melalui program Sekolah Rakyat, Program Keluarga Harapan (PKH)-Sembako dan bantuan sosial berbasis pemberdayaan.

Hadir dalam acara ini Wakil Walikota Serang Nur Agis Aulia, Rektor Universitas Bina Bangsa Prof. Bambang Dwi Suseno dan para mahasiswa Uniba.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

UPDATE

Virus Hanta, Politik Ketakutan, dan Bayang-Bayang Bisnis Kesehatan Global

Selasa, 19 Mei 2026 | 06:22

Bocah di Tapteng Diduga Dipukuli Ayahnya Gegara Telat Pulang

Selasa, 19 Mei 2026 | 06:00

Jokowi dan Relawan Bersiap Blusukan

Selasa, 19 Mei 2026 | 05:42

DPRD DKI Geber Ranperda RPPLH dan Pembangunan Keluarga

Selasa, 19 Mei 2026 | 05:19

MUI: Penangkapan Aktivis Sumud Flotilla Bentuk Ketakutan Israel

Selasa, 19 Mei 2026 | 05:04

Evaluasi Otsus Papua!

Selasa, 19 Mei 2026 | 04:47

Arinal Djunaidi Ajukan Praperadilan ke PN Tanjungkarang

Selasa, 19 Mei 2026 | 04:11

Beruang Liar Serang Petani Sawit di Musi Rawas

Selasa, 19 Mei 2026 | 04:08

Pramono Klaim Arena Ring Tinju Bikin Tawuran Turun Drastis

Selasa, 19 Mei 2026 | 03:26

Tiket Kereta Daop 2 Bandung Laris Manis Selama Libur Panjang

Selasa, 19 Mei 2026 | 03:15

Selengkapnya