Berita

Ilustrasi (Foto: Artificial Intelligence)

Bisnis

Harga Emas Menguat Tipis Usai Pernyataan Powell

KAMIS, 30 OKTOBER 2025 | 08:01 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga emas dunia di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange menguat setelah pasar mencerna pernyataan Chairman Federal Reserve (The Fed) Jerome Powell terkait arah kebijakan moneter berikutnya. 

The Fed akan menurunkan suku bunga acuan overnight ke kisaran 3,75 persen-4,00 persen, menandai pemangkasan kedua tahun ini. Dalam konferensi pers usai rapat kebijakan, Powell menyampaikan nada hati-hati terhadap langkah kebijakan berikutnya. 

"Dalam diskusi komite kali ini, terdapat perbedaan pandangan yang cukup tajam terkait arah kebijakan pada Desember. Pemangkasan lebih lanjut pada pertemuan Desember bukanlah sesuatu yang pasti. Kebijakan tidak berada pada jalur yang sudah ditentukan," ujar Powell, dikutip dari Reuters, Kamis 30 Oktober 2025. 


Pernyataan tersebut segera memicu reaksi pasar emas. Emas spot naik 0,3 persen menjadi 3.964,39 Dolar AS per ons pada perdagangan Rabu 29 Oktober 2025 waktu setempat atau Kamis dini hari WIB. Emas sempat melonjak hingga 2 persen di awal sesi perdagangan. Sementara itu, harga emas berjangka Amerika Serikat (AS) untuk kontrak pengiriman Desember ditutup menguat 0,4 persen menjadi 4.000,7 Dolar AS per ons.

Indeks Dolar AS (DXY) yang menguat membuat emas yang dihargakan dalam greenback menjadi lebih mahal bagi pembeli yang menggunakan mata uang lain. 

Hingga saat ini, harga emas meroket sekitar 51 persen sepanjang tahun berjalan dan sempat menyentuh rekor tertinggi 4.381,21 Dolar AS per ons pada 20 Oktober lalu. 

Harga logam lainnya juga menguat. Perak spot melesat 1,7 persen menjadi 47,82 Dolar AS per ons. Platinum menguat 0,6 persen menjadi 1.595,81 Dolar AS. Paladium melambung 1,9 persen menjadi 1.420,05 Dolar AS.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Disinggung Kenaikan LPG Nonsubsidi, Bahlil Malah Berkelit soal LPG 3 Kg

Senin, 20 April 2026 | 22:11

KPK Serahkan Rampasan Puput Tantriana Rp3,52 Miliar ke Lemhannas

Senin, 20 April 2026 | 22:06

DPR Cuma Butuh Sehari Rampungkan 409 Daftar Masalah RUU PPRT

Senin, 20 April 2026 | 22:01

Berikut 12 Poin Strategis RUU PPRT yang Dibahas Baleg DPR

Senin, 20 April 2026 | 21:54

Dipimpin Dasco, RUU PPRT Segera Dibawa ke Paripurna

Senin, 20 April 2026 | 21:52

Pemkot Tangerang Jaga Transparansi Lewat Penyerahan LKPD Unaudited 2025

Senin, 20 April 2026 | 21:34

Menkes Sebut Penanganan Campak Tidak Perlu Lockdown, Ini Penjelasannya

Senin, 20 April 2026 | 21:14

Kunjungi IKN, Ketua MPR: Proses Pembangunan Begitu Cepat

Senin, 20 April 2026 | 21:05

IPB Hanya Skorsing 16 Mahasiswa Pelaku Kekerasan Seksual

Senin, 20 April 2026 | 20:41

Bisnis Tambang Sarat Risiko, Asuransi Diminta Perkuat Kompetensi

Senin, 20 April 2026 | 20:39

Selengkapnya