Berita

Presiden Prabowo Subianto dan Kapolsi Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat pemusnahan narkoba lebih dari 214 ton, Rabu, 29 Oktober 2025. (Foto: Humas Mabes Polri)

Hukum

Pemusnahan Narkoba 214 Ton Selamatkan Generasi Emas Indonesia

RABU, 29 OKTOBER 2025 | 23:46 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Pemusnahan barang bukti narkoba sebanyak 214, 84 ton hasil tangkapan Polri hari ini menjadi upaya konkret menyelamatkan masa depan bangsa. 

"Polri telah berperan besar dalam menyelamatkan generasi emas Indonesia yang tengah berjuang meraih impian dan cita-cita," kata Ketua Umum Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), Ahmad Jundi Khalifatullah, Rabu, 29 Oktober 2025.

KAMMI mengajak seluruh elemen masyarakat untuk lebih aktif dalam memberikan edukasi dan mencegah penyebaran narkoba di kalangan remaja dan mahasiswa.


Dari sisi pemerintah, diperlukan penguatan sistem hukum serta perlunya memberikan hukum yang lebih tegas kepada para pelaku jaringan narkoba agar Indonesia benar-benar terbebas dari barang penghancur masa depan bangsa itu.

"Polri dan pemerintah harus lebih intensif dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang bahaya narkoba, serta memperkuat kontrol di tingkat akar rumput," ujarnya.

Hari ini, Polri memusnahkan 214,84 ton narkoba berbagai jenis hasil sitaan selama satu tahun terakhir senilai Rp29,37 triliun. Pemusnahan ini dilakukan di Lapangan Bhayangkara, Jakarta dan dihadiri langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya