Berita

Pizza Hut. (Foto: AP)

Bisnis

Ribuan Pekerja Pizza Hut Kena PHK

RABU, 29 OKTOBER 2025 | 14:10 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Restoran cepat saji global, Pizza Hut,  menutup puluhan gerainya di Inggris. Keputusan ini berujung pada pemutusan hubungan kerja (PHK) ribuan karyawan.

Dikutip dari Reuters, pada Rabu 29 Oktober 2025, operator Pizza Hut Inggris, DC London Pie Limited, resmi menutup 68 dari total 132 restoran yang dikelola, ditambah 11 gerai khusus pesan antar. Langkah ini berdampak pada 1.210 pekerja yang kehilangan pekerjaan.

Keputusan tersebut diambil setelah DC London Pie memasuki proses administrasi. FTI Consulting telah ditunjuk sebagai administrator sejak pekan lalu untuk menangani restrukturisasi perusahaan.


Namun, tak semua gerai gulung tikar. Pemilik global Pizza Hut, Yum! Brands, mengambil alih 64 restoran dan menyelamatkan 1.276 pekerja dari ancaman PHK massal.

Padahal, DC London Pie baru saja membeli bisnis Pizza Hut Inggris dari kondisi bangkrut pada Januari 2025. Perusahaan itu juga memegang lisensi waralaba Pizza Hut di Swedia dan Denmark.

Direktur Pelaksana Pasar Internasional Pizza Hut, Nicolas Burquier menegaskan, restrukturisasi ini dilakukan untuk menjaga keberlanjutan bisnis di tengah tekanan ekonomi.

“Prioritas kami adalah melanjutkan kegiatan di 64 restoran dan 343 lokasi pengiriman yang tersisa,” kata Burquier.

Penutupan gerai disebut dipicu menurunnya daya beli konsumen serta meningkatnya beban operasional. April lalu, pemerintah Inggris menaikkan upah minimum hampir 7 persen menjadi 12,21 Pound Sterling per jam atau sekitar Rp247 ribu. Namun kenaikan iuran asuransi perusahaan turut memperberat biaya operasional restoran cepat saji tersebut.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Kasus Korupsi Kuota Haji Masuk Babak Baru, Gus Yaqut Cs Dilimpahkan ke JPU KPK

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:19

Kericuhan Warnai Kongres VII BM PAN di Banten

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:12

Purbaya Bidik Ekonomi Digital hingga Sektor Informal untuk Dongkrak Penerimaan Pajak

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:10

Trump Sebut Mojtaba Khamenei Nyaris Tumbang, Militer Iran Hancur

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:08

DPR Ingin Rampungkan RUU Perampasan Aset Tahun Ini

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:00

JPO Tendean Rusak Berat Ditabrak Truk, Warga Diimbau Gunakan Jalur Alternatif

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:56

Saham Shell Menguat Usai Divestasi Bisnis Energi Terbarukan di India

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:56

Bantah Isu Penolakan, DPR Tegaskan RUU Perampasan Aset Masih Berproses

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:44

BRI Setor Rp19,1 Triliun ke Kas Negara di Kuartal I 2026, Bukukan Kontribusi Pajak Terbesar

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:21

Indonesia Harus Benahi Regulasi dan Insentif untuk Perkuat Filantropi

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:19

Selengkapnya