Berita

Direktur Komunikasi Korporat Aqua, Vera Galuh Sugijanto. (Foto: RMOL/Abdul Rouf)

Nusantara

Aqua Klaim Sumber Air Pegunungan, Warganet: Au Ah Gelap!

RABU, 29 OKTOBER 2025 | 06:27 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

PT Tirta Investama membantah gunakan sumur bor air tanah sebagai sumber air produk Aqua yang dipasarkan kepada masyarakat.

Direktur Komunikasi Korporat Aqua, Vera Galuh Sugijanto bersikukuh sumber yang digunakan Aqua berasal dari air pegunungan. Ia menyebut, klaim Aqua bisa dibuktikan melalui studi geologi maupun hidrogeologi.

Namun demikian, klarifikasi Aqua ini seolah tidak mempan bagi warganet yang sudah terlanjur percaya dengan inspeksi mendadak (Sidak) Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi beberapa waktu lalu di salah satu pabrik Aqua Subang.


Dalam inspeksi itu, keterangan sumber air dari sumur bor dalam justru disampaikan oleh salah satu perwakilan perusahaan Aqua di Subang. Berbanding terbalik dengan keterangan Vera Galuh yang mengklaim berasal dari air pegunungan sebagaimana saat menyambangi Kantor Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) di Jakarta, Selasa, 28 Oktober 2025 kemarin.

Klarifikasi pihak Aqua ini pun langsung dibanjiri komentar warganet. Salah satunya di unggahan video Instagram RMOL yang sudah dilihat lebih dari 58 ribu pengguna.

Tak sedikit warganet mempertanyakan inkonsistensi pernyataan dari pihak Aqua.

"Berasal dari air pegunungan tapi dibor. Au ah gelap," tulis akun Al_miswar28 dikutip Rabu, 29 Oktober 2025.

"Tetap saja itu sih sumur bor, bu," balas akun ferryfitriah.

"Selama kamu tinggal dekat gunung, kamu mau bikin sumur apa ngebor itu namanya air pegunungan guys," sindir akun bagusproperty.

Sementara itu, ada pula warganet yang menantang balik pihak Aqua untuk membeberkan hasil riset yang menjadi dasar argumen Aqua menggunakan sumber air pegunungan.

"Bolehlah di-share hasil riset air bor sebagai air pegunungan?" ujar akun raven_mocker.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya