Berita

Simulasi penanganan bencana dilakukan TNI dan ADF. (Foto: Dok. Puspen TNI)

Pertahanan

TNI-ADF Simulasi Evakuasi Warga Terdampak Bencana

SELASA, 28 OKTOBER 2025 | 05:53 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Latihan simulasi evakuasi warga terdampak bencana digelar Tentara Nasional Indonesia (TNI) bersama Australian Defence Force (ADF) sebagai bagian dari rangkaian Field Training Exercise (FTX) Bhakti Kanyini Ausindo 2025.

Latihan ini diskenariokan menghadapi bencana gempa bumi yang menimbulkan kerusakan pada permukiman dan infrastruktur, serta penyelamatan dan evakuasi warga.

Kegiatan ini melibatkan personel gabungan TNI dan ADF, serta didukung Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), BPBD Kabupaten Lebak, Basarnas, Palang Merah Indonesia (PMI), dan unsur Forkopimda Lebak Selatan.


Dalam pelaksanaannya, pasukan gabungan menampilkan interoperabilitas dan koordinasi lintas lembaga, mulai dari penilaian situasi, evakuasi warga ke titik aman hingga penanganan medis darurat.

Unsur Emergency Medical Team (EMT) dan fasilitas Rumah Sakit Lapangan (Rumkitlap) juga dioperasikan untuk memberikan pertolongan pertama sebelum korban dipindahkan ke fasilitas rujukan.

"Latihan ini tidak hanya mengasah kemampuan militer, tetapi juga memperkuat kerja sama antarlembaga dan negara sahabat dalam misi kemanusiaan," kata Danyonkes Denma Mabes AU, Letkol Kes Hendra dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 28 Oktober 2025.

Latihan gabungan ini juga menjadi wujud konkret kerja sama pertahanan Indonesia–Australia yang menekankan kesiapsiagaan regional dan respons kemanusiaan.

Kegiatan ini melibatkan puluhan personel gabungan, terdiri dari prajurit TNI dari ketiga matra dan pasukan ADF, serta unsur pendukung dari instansi sipil.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

PUI: Pernyataan Kapolri Bukan Ancaman Demokrasi

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:52

BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA Sesuai UUD 1945

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:34

HMI Sumut Desak Petugas Selidiki Aktivitas Gudang Gas Oplosan

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:26

Presiden Prabowo Diminta Bereskan Dalang IHSG Anjlok

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:16

Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Praka Hamid Korban Longsor Cisarua

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:54

PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:53

TSC Kopassus Cup 2026 Mengasah Skill dan Mental Petembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:23

RUU Paket Politik Menguap karena Himpitan Kepentingan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:45

Kuba Tuding AS Lakukan Pemerasan Global Demi Cekik Pasokan Minyak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:44

Unjuk Ketangkasan Menembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:20

Selengkapnya