Berita

Gedung Kementerian BUMN yang kini menjadi BP BUMN. (Foto: Dok. Kementerian BUMN)

Politik

BUMN Jangan jadi Menara Gading Elite

SELASA, 28 OKTOBER 2025 | 03:20 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Badan Usaha Milik Negara (BUMN) jangan sekadar menjadi korporasi pencetak laba melainkan harus kembali menjadi agen pembangunan rakyat.

“BUMN jangan menjadi menara gading ekonomi elite, tapi lokomotif yang menarik gerbong ekonomi rakyat. Ini jalan ideologis Bung Karno, berdikari dalam ekonomi,” kata politisi PDIP, Darmadi Durianto dalam keterangan tertulisnya, Senin, 28 Oktober 2025.

Darmadi menegaskan, tuntutan tersebut sesuai dengan garis perjuangan partainya bahwa ekonomi rakyat adalah poros utama pembangunan nasional, bukan pelengkap dari korporasi besar atau investor asing.


“Bangsa ini tidak akan kuat hanya dengan unicorn dan startup melainkan karena jutaan usaha kecil yang menopang dapur rakyat. Karena itu, ekonomi rakyat harus kembali menjadi prioritas negara,” tutup Darmadi.

Saat ini BUMN sudah tidak menjadi kementerian, melainkan berubah sebagai Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN).

Regulasi BUMN kini di bawah BP BUMN dan operasional serta manajemen saham di bawah Danantara. BP BUMN bertugas mengatur dan mengawasi, sementara Danantara fokus pada operasional, pengelolaan saham, dan penciptaan keuntungan.

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kekayaan Fadjar Donny Tjahjadi yang Kabarnya Jadi Tersangka Korupsi CPO-POME Cuma Rp 6 Miliar, Naik Sedikit dalam 5 Tahun

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:12

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

UPDATE

AS Beri Ultimatum 10 Hari ke Iran, Ancaman Serangan Militer Menguat

Jumat, 20 Februari 2026 | 08:16

Harga Emas Terjepit oleh Tensi Panas Geopolitik

Jumat, 20 Februari 2026 | 08:04

Trump Angkat Bicara Soal Penangkapan Andrew

Jumat, 20 Februari 2026 | 07:59

Bursa Eropa Parkir di Zona Merah, Kejutan Datang dari Saham Nestle

Jumat, 20 Februari 2026 | 07:38

BI Naikkan Paket Penukaran Uang Jadi Rp 5,3 Juta dan 2.800 Titik Layanan

Jumat, 20 Februari 2026 | 07:21

Adik Raja Charles Ditangkap, Hubungan dengan Epstein Kembali Disorot

Jumat, 20 Februari 2026 | 07:04

Kasus Mayat Perempuan di Muara Enim Terungkap, Pelaku Terancam Hukuman Mati

Jumat, 20 Februari 2026 | 06:52

WNA China Didakwa Dalangi Tambang Emas Ilegal di Ketapang

Jumat, 20 Februari 2026 | 06:27

Khofifah Sidak Harga Bapok Awal Ramadan di Sidoarjo

Jumat, 20 Februari 2026 | 05:59

Bisnis Bareng Paman Sam

Jumat, 20 Februari 2026 | 05:40

Selengkapnya