Berita

Aktivitas jual beli di pasar tradisional. (Foto: RMOL/Alifia Dwi Ramandhita)

Politik

Guyuran Dana Rp200 Triliun ke Himbara Bangkitkan Sentimen Masyarakat

SENIN, 27 OKTOBER 2025 | 21:41 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan bahwa penempatan dana Rp200 triliun ke bank-bank Himbara mulai menunjukkan hasil positif terhadap kepercayaan publik dan kondisi ekonomi nasional.

“Sudah (berdampak). Yang tadi perbaikan di sentimen masyarakat karena ekonomi mereka nggak membaik, dari situ asal utamanya,” ujar Purbaya di Jakarta pada Senin, 27 Oktober 2025.

Menurutnya, masyarakat kini mulai melihat adanya harapan baru terhadap prospek ekonomi ke depan. 


“Jadi mereka sudah mulai melihat ada harapan dari perekonomian ke depan lebih bagus, sehingga ketika ditanya bagaimana kinerja pemerintah atau apa pandangan mereka ke pemerintah, membaiknya amat sangat signifikan dibanding bulan September,” jelasnya.

Purbaya menambahkan, langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan langsung Presiden Prabowo Subianto. 

“Ini semua karena perintah Pak Prabowo yang tegas ‘Beresin, Pur! Beresin, Pur!’ siap. Jadi kita jalankan perintah presiden,” tegasnya.

Ia juga mengungkapkan tingkat kepercayaan konsumen terhadap pemerintah kembali menunjukkan perbaikan pada Oktober 2025, setelah sempat turun selama tiga bulan berturut-turut.

Berdasarkan hasil survei Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) yang ditunjukkan, Indeks Kepercayaan Konsumen melonjak ke level 113,3 pada Oktober 2025 dari 101,5 pada bulan sebelumnya.

“Kita lakukan kebijakan yang mungkin untuk sebagian kalangan agak drastis, agak ceplas-ceplos, ini berhasil mengembalikan sentimen masyarakat ke pemerintah,” katanya.

Sebelumnya Purbaya mengucurkan dana Rp200 triliun pada 12 September 2025. Dana tersebut ditempatkan di lima bank besar dengan komposisi Mandiri Rp55 triliun, BRI Rp55 triliun, BTN Rp25 triliun, BNI Rp55 triliun, dan BSI Rp10 triliun.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Golkar: Jokowi Ikut Tren MBG karena Dekat dengan Dunia Warganet

Senin, 01 Juni 2026 | 13:12

Jawapos TV Tumbang, Televisi dan Radio Daerah Berguguran

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:24

UPDATE

Polda Metro Jaya Ajak Warga Manfaatkan Program Pemutihan Pajak hingga Akhir Agustus

Kamis, 04 Juni 2026 | 12:11

IIW Indonesia 2026 Dorong Investasi dan Kolaborasi Industri Global

Kamis, 04 Juni 2026 | 12:03

Indonesia dan Madagaskar Teken Dua Perjanjian Strategis

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:59

Sah! RUU P2SK Resmi Jadi UU, Purbaya Klaim Bisa Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:46

Pergantian Pimpinan BGN Harus Dibarengi Peningkatan Kualitas MBG

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:44

ICW Khawatir Ada Intervensi di Kasus MBG, Desak Kejagung Buka Proses Penyidikan ke Publik

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:37

Prabowo Pernah Minta BPKP Tak Ragu Usut Orang Dekat Sebelum Dadan Ditangkap

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:25

KPK Segel Rumah Wamen Imipas Silmy Karim dan Sejumlah Lokasi Lain

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:09

Menlu Sugiono Tegaskan Indonesia Harus Gaul dengan Semua Negara

Kamis, 04 Juni 2026 | 11:06

Rupiah-IHSG Ambruk, Pengamat: Pasar Lebih Percaya Data, Bukan Pidato Pemerintah

Kamis, 04 Juni 2026 | 10:51

Selengkapnya