Berita

Peralatan Mesir melintasi Jalur Gaza (Foto: EPA)

Dunia

Mesir dan ICRC Ikut Cari Jenazah Sandera di Gaza

SENIN, 27 OKTOBER 2025 | 12:00 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Tim dari Mesir dan Komite Internasional Palang Merah (ICRC) akhirnya diizinkan masuk ke Jalur Gaza untuk mencari jenazah para sandera yang tewas dalam serangan 7 Oktober 2023. 

Pemerintah Israel mengonfirmasi bahwa kedua tim tersebut dapat melakukan pencarian hingga melewati “garis kuning”, yaitu area di bawah kendali Pasukan Pertahanan Israel (IDF).

Mengutip laporan media Israel pada Senin, 27 Oktober 2025, anggota Hamas juga diizinkan bergabung bersama tim ICRC untuk membantu pencarian jenazah di wilayah yang dikendalikan IDF. 


Langkah ini merupakan bagian dari tahap pertama perjanjian gencatan senjata yang ditengahi Amerika Serikat, yang mewajibkan Hamas menyerahkan seluruh jenazah sandera.

Hamas telah menyerahkan 15 dari 28 jenazah sandera Israel sesuai kesepakatan tahap pertama, dan kini berkoordinasi dengan otoritas Mesir.

Tim Mesir akan menggunakan alat berat seperti ekskavator dan truk untuk membantu pencarian di wilayah yang rusak akibat perang.

Mantan Presiden AS Donald Trump, yang menjadi perantara perjanjian damai Gaza, memperingatkan Hamas agar segera menyerahkan seluruh jenazah. 

“Kembalikan jenazah dengan cepat, atau negara-negara lain yang terlibat dalam perdamaian besar ini akan mengambil tindakan,” tulis Trump di platform Truth Social, seperti dimuat BBC.

Pemerintah Israel sebelumnya belum pernah mengizinkan masuknya tim asing ke Gaza untuk operasi semacam ini. 

Namun, Mesir—bersama Qatar dan Turki—merupakan pihak yang menandatangani kesepakatan damai Gaza yang difasilitasi Trump di Sharm el-Sheikh awal bulan ini.

Hamas mengaku kesulitan menemukan jenazah para sandera karena banyak bangunan di Gaza telah hancur. 

“Kami berusaha semampu kami, tetapi banyak jenazah tertimbun reruntuhan akibat serangan udara Israel,” kata juru bicara Hamas, seraya menyebut pihaknya kini bekerja sama dengan tim Mesir.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya