Berita

Kapal Literasi Mohammad Hatta. (Foto: Dokumentasi Golden Future Indonesia)

Nusantara

Kapal Literasi Mohammad Hatta Jawab Kebutuhan Pendidikan Pulau Terpencil

MINGGU, 26 OKTOBER 2025 | 05:50 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Akses pendidikan dan literasi di wilayah kepulauan Indonesia masih menjadi tantangan besar, terutama di daerah terpencil. Menjawab persoalan tersebut, Golden Future Indonesia bersama PT Pegadaian meluncurkan Kapal Literasi Mohammad Hatta di Sanana, Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara, sebagai sarana membawa ilmu pengetahuan langsung ke masyarakat.

Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia memiliki lebih dari 17.000 pulau yang membuat pemerataan literasi menjadi tantangan serius. Data UNESCO menunjukkan minat baca masyarakat Indonesia masih rendah, hanya sekitar 0,001 persen dari total populasi.

Kapal Literasi Mohammad Hatta dirancang untuk menjadi pusat pendidikan keliling yang membawa pengetahuan dan berbagai kegiatan edukatif ke daerah terpencil di Indonesia Timur. Kapal tersebut diharapkan menjadi simbol nyata pemerataan pendidikan dan penguatan budaya literasi.


Ketua Pembina Golden Future Indonesia, Edwin Senjaya, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi tersebut sebagai langkah konkret dalam meningkatkan literasi, khususnya di wilayah Indonesia Timur dan daerah pedalaman.

"Terlebih, kapal ini mengusung nama besar Mohammad Hatta, tokoh proklamator yang dikenal memiliki kecintaan tinggi terhadap ilmu pengetahuan,” ujar Edwin saat penyerahan Kapal Literasi di Sanana, Kepulauan Sula, Maluku Utara pada Sabtu, 25 Oktober 2025.

Selama empat tahun terakhir, Golden Future Indonesia berperan aktif dalam pembangunan pendidikan di Maluku melalui pendirian perpustakaan desa, renovasi ruang kelas, dan pengembangan kapasitas guru di Pulau Seram dan Banda Neira.

“Insya Allah, Kapal Literasi Mohammad Hatta akan menjadi bukti nyata upaya kita dalam mewujudkan generasi emas Indonesia 2045. Dari kapal ini, semoga lahir generasi pembelajar dan calon pemimpin masa depan bangsa,” tambahnya.

Kepala Departemen Planning & Budgeting Divisi ESG PT Pegadaian, Teguh, menegaskan, inisiatif tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan mendukung pendidikan berkelanjutan.

“Melalui kapal literasi ini, kami berharap dapat berkontribusi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Kapal ini bukan sekadar sarana transportasi, melainkan jembatan pengetahuan dan wadah inspirasi bagi masyarakat di pelosok,” ungkap Teguh.

Selain itu, ke depan kapal tersebut juga akan menjadi pusat kegiatan sosial dan edukasi, termasuk pelatihan kewirausahaan serta pemberdayaan masyarakat.

“Kapal ini merupakan bahtera ilmu yang akan membawa pengetahuan bagi generasi muda di Kepulauan Sula. Kehadiran kapal ini membuktikan bahwa keterbatasan geografis bukan lagi penghalang untuk mengakses ilmu pengetahuan,” tutur Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Sula, Adrawati.

Pengelolaan Kapal Literasi Mohammad Hatta ke depan akan dilakukan Golden Future Indonesia bersama komunitas lokal Avatar Sula, yang terdiri dari pemuda penggerak literasi dan sosial.

Kapal Literasi Mohammad Hatta diharapkan menjadi simbol kolaborasi dunia usaha, komunitas, dan pemerintah dalam mewujudkan pemerataan pendidikan, memperluas akses literasi, dan mendukung lahirnya Generasi Emas Indonesia 2045.


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya