Berita

Wamensos Agus Jabo. (Foto: Dokumentasi Pribadi)

Nusantara

Agus Jabo Pastikan Sekolah Rakyat di Sukoharjo Rampung Juli 2026

MINGGU, 26 OKTOBER 2025 | 01:52 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Kementerian Sosial memastikan pembangunan Sekolah Rakyat permanen di Jombor, Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo, siap dimulai tahun ini. 

Hal tersebut disampaikan Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono saat meninjau langsung lahan lokasi pembangunan bersama Pemerintah Kabupaten Sukoharjo, Sabtu, 25 Oktober 2025.

“Lahan seluas 5,1 hektare ini sudah dinyatakan layak oleh Kementerian PU dan akan menjadi salah satu dari 104 titik pembangunan Sekolah Rakyat permanen tahap pertama,” ujar Agus Jabo.


Sekolah Rakyat permanen di Sukoharjo akan menampung dua sekolah rintisan di Solo, yakni Sekolah Rakyat Dasar (SRD) 2 Surakarta dengan 50 siswa dan Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 17 Solo dengan 200 siswa. Keduanya akan dipindahkan agar dapat menempati fasilitas unggulan.

Turut hadir mendampingi Agus Jabo, Wakil Bupati Sukoharjo Eko Sapto Purnomo, Kepala Dinas PUPR Sukoharjo Bowo Sutopo Dwi Atmojo, Kepala Sentra Terpadu Prof. Dr. Soeharso Surakarta Nova Dwiyanto Suli, serta jajaran staf khusus Menteri Sosial.

Agus Jabo menjelaskan, pembangunan sekolah akan dilengkapi fasilitas unggulan seperti ruang kelas, asrama, laboratorium, perpustakaan, tempat ibadah, aula, dapur, ruang makan, lapangan olahraga, hingga asrama guru dan tenaga pendidik.

“Setiap sekolah permanen akan menampung 1.000 siswa dari jenjang SD, SMP, hingga SMA. Masing-masing siswa akan mendapatkan delapan setel seragam dan laptop,” tambahnya.

Agus Jabo menegaskan bahwa meskipun diperuntukkan bagi keluarga miskin dari Desil 1 dan 2 berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), kualitas pendidikan di Sekolah Rakyat akan setara dengan sekolah unggulan.

"Presiden Prabowo ingin memutus rantai kemiskinan, memuliakan rakyat kecil, dan membangun harapan baru agar anak-anak dari keluarga kurang mampu bisa bersekolah dan mewujudkan cita-citanya,” tegasnya.

Agus Jabo juga menyebut estimasi anggaran pembangunan sekolah rakyat permanen di Provinsi Jawa Tengah mencapai Rp200–230 miliar, menyesuaikan luas lahan dan kebutuhan fasilitas.

“Kita membangun satgas lintas kementerian untuk sekolah rakyat, ada Kemensos, Kemendikdasmen, Kemenag, KemenPUPR, BKN, hingga TNI AD yang akan berperan dalam pembinaan disiplin dan karakter siswa,” jelasnya.

Agus Jabo menargetkan pembangunan dapat rampung sebelum tahun ajaran baru Juli 2026, sehingga siswa dari Solo sudah bisa menempati gedung sekolah baru.

"Juli 2026, sekolah permanen di Sukoharjo ini sudah siap menerima siswa baru dan menampung siswa rintisan dari Solo,” ungkap dia.

Sementara itu, Wakil Bupati Sukoharjo Eko Sapto Purnomo menyampaikan rasa bangga dan komitmen daerah untuk mendukung hal tersebut.

“Pendidikan adalah eskalator kehidupan yang bisa membalikkan nasib orang dan memutus rantai kemiskinan. Sukoharjo bangga bisa berkontribusi mewujudkan mimpi besar Presiden Prabowo agar anak-anak Indonesia menjadi generasi unggul dan berprestasi,” ujarnya.

Untuk diketahui, tahun ini akan dibangun 104 sekolah rakyat permanen dari 166 sekolah rakyat rintisan yang telah berjalan di berbagai wilayah Indonesia.


Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kekayaan Fadjar Donny Tjahjadi yang Kabarnya Jadi Tersangka Korupsi CPO-POME Cuma Rp 6 Miliar, Naik Sedikit dalam 5 Tahun

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:12

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Relawan Gigit Jari Gegara Jokowi Batal Wantimpres

Senin, 09 Februari 2026 | 02:01

UPDATE

Surya Paloh: Ramadan Momentum Perkuat Spirit Pengabdian

Kamis, 19 Februari 2026 | 21:53

Kalender Maret 2026: Tanggal Merah dan Cuti Bersama

Kamis, 19 Februari 2026 | 21:47

Selain Narkoba, AKBP Didik Terbukti Lakukan Penyimpangan Seksual

Kamis, 19 Februari 2026 | 21:39

Cara Tukar Uang Baru 2026 di PINTAR BI, Dibuka 26 Februari

Kamis, 19 Februari 2026 | 21:10

Presiden Prabowo Angkat Prihati Pujowaskito jadi Dirut BPJS Kesehatan

Kamis, 19 Februari 2026 | 20:33

Bareskrim Periksa Admin YouTube Pandji Soal Kasus Toraja

Kamis, 19 Februari 2026 | 20:18

Pegawai Bea Cukai Diultimatum Penuhi Panggilan KPK

Kamis, 19 Februari 2026 | 19:31

Laporan Pemerasan Oknum Peradilan Berpeluang Meningkat

Kamis, 19 Februari 2026 | 19:08

Isu WNI Bergabung dengan Militer Israel Bisa Jadi Bola Liar

Kamis, 19 Februari 2026 | 19:01

Surya Paloh Ajak Tokoh Bangsa Perkuat Silaturahmi di Bulan Ramadan

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:51

Selengkapnya