Berita

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: YouTube Kemenkeu)

Politik

Purbaya Masih Punya PR

SABTU, 25 OKTOBER 2025 | 01:33 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kebijakan efisiensi berupa pemotongan alokasi anggaran di setiap Kementerian/Lembaga dinilai sudah tepat demi mengendalikan pengeluaran dan menghindari kebocoran.

Namun demikian, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa masih punya pekerjaan rumah (PR) untuk melakukan terobosan lain agar pondasi ekonomi dalam negeri semakin kuat sebagaimana misi Presiden Prabowo Subianto.

"Menkeu juga perlu melakukan relokasi anggaran ratusan triliun Rupiah hasil efisiensi dari pusat dan daerah untuk membangun produksi nasional, tidak hanya menghabiskan dana untuk konsumsi," kata Pendiri Indonesia Policy Review (IPR), Aliza Gunado dalam keterangannya, Sabtu, 25 Oktober 2025.


Menurutnya, relokasi anggaran efisiensi mayoritas harus bisa memperbesar produksi UMKM dan menciptakan industri yang akan menjadi poros nasional. Gerakan produksi nasional perlu digalakkan pemerintah dari sektor industri kecil sampai industri besar.

Ia mencontohkan kebijakan relokasi dana mengendap Rp200 triliun ke bank Himbara. Dana ini harus dipastikan diperuntukkan membangun industri dari UMKM sampai industri besar.

"Jangan lagi dana tersebut dipakai untuk beli Dolar, surat berharga, atau habis untuk konsumsi," jelasnya.

Kemenkeu, kata dia, bisa menggandeng Kementerian Perindustrian untuk membuat roadmap industri nasional yang akan dipakai di setiap daerah.

"BUMD harus dibersihkan dari korupsi dan menjadi tulang punggung pembangunan industri di daerah," tutupnya.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya