Berita

Menteri Sosial Saifullah Yusuf bertemu Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Balaikota Jakarta, Jumat, 24 Oktober 2025. (Foto: Dok. Kemensos)

Politik

Mensos Temui Gubernur Jakarta Konsolidasi Satu Data

JUMAT, 24 OKTOBER 2025 | 23:14 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kesejahteraan sosial menjadi fokus utama yang dibahas dalam pertemuan Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf dan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung di Balaikota Jakarta, Jumat, 24 Oktober 2025.

Lebih detail, Mensos menekankan soal sinkronisasi data antara daerah dan pusat. "Soal data ini paling krusial dan menentukan. Selama ini pemerintah belum memiliki data tunggal atau satu data Indonesia," kata Mensos. 

Sosok yang akrab disapa Gus Ipul ini berujar, presiden telah menerbitkan Inpres 4/2025 tentang Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Ini merupakan gabungan data terpadu dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek), dan Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) yang dikelola Badan Pusat Statistik (BPS).


"Harapan dengan satu data Indonesia ini, data kita makin akurat. Semuanya berpedoman pada data yang sama. Selama ini kan datanya sendiri-sendiri sehingga terasa sekali ego sektoral," tambahnya.

Dengan dasar data yang sama, maka intervensi akan lebih optimal serta program-program baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah bisa saling terintegrasi dan bersinergi.

"Insyaallah kalau itu kita lakukan terus-menerus akan semakin bisa membawa program ini (kesejahteraan sosial) tepat sasaran dan berdampak. Kita harapkan dampaknya makin nyata terukur," kata Gus Ipul.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Ipul juga mengapresiasi dukungan Pemprov DKI dalam penyelenggaraan Sekolah Rakyat. Saat ini, terdapat 3 titik Sekolah Rakyat Rintisan yang menggunakan gedung sementara milik Kemensos di wilayah Jakarta.

"Nanti kita harapkan Pak Gubernur memberikan dukungan lahan untuk sekolah permanen atau gedung permanen," jelasnya.

Arahan ini pun disambut positif oleh Gubernur Pramono. "Kami akan merapatkan, memutuskan, mengusulkan daerah-daerah yang memang akan bisa disiapkan oleh Pemprov Jakarta untuk lahannya," kata Pramono.

Populer

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik

Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20

Cara Daftar Mudik Gratis BUMN 2026 Lengkap Beserta Syaratnya

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:04

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

UPDATE

ASEAN di Antara Badai Geopolitik

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:44

Oknum Brimob Bunuh Pelajar Melewati Batas Kemanusiaan

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:32

Bocoran Gedung Putih, Trump Bakal Serang Iran Senin atau Selasa Depan

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:24

Eufemisme Politik Hak Dasar Pendidikan

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:22

Pledoi Riva Siahaan Pertanyakan Dasar Perhitungan Kerugian Negara

Minggu, 22 Februari 2026 | 18:58

Muncul Framing Politik di Balik Dinamika PPP Maluku

Minggu, 22 Februari 2026 | 18:22

Bank Mandiri Perkuat UMKM Lewat JuraganXtra

Minggu, 22 Februari 2026 | 17:51

Srikandi Angudi Jemparing

Minggu, 22 Februari 2026 | 17:28

KPK Telusuri Safe House Lain Milik Pejabat Bea Cukai Simpan Barang Haram

Minggu, 22 Februari 2026 | 16:43

Demi Pengakuan, Somaliland Bolehkan AS Akses Pangkalan Militer dan Mineral Kritis

Minggu, 22 Februari 2026 | 16:37

Selengkapnya