Berita

Ilustrasi (Foto: Artificial Intelligence)

Bisnis

Harga Bitcoin Menguat Didorong Recana Pertemuan Trump-Xi

JUMAT, 24 OKTOBER 2025 | 14:33 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga Bitcoin naik 1,2 persen dalam 24 jam terakhir ke posisi 111.440 Dolar AS pada Jumat siang, 24 Oktober 2025, mengikuti tren positif pasar kripto global yang juga menguat 1,37 persen.

Dikutip dari CoinMarcetCap, kenaikan harga terutama dipicu oleh meredanya ketegangan dagang antara AS dan Tiongkok menjelang pertemuan Presiden Donald Trump dan Xi Jinping di sela-sela KTT APEC pada 30 Oktober mendatang. Rencana pertemuan ini menenangkan kekhawatiran pasar terhadap potensi tarif baru dari AS, sehingga aset berisiko seperti Bitcoin ikut menguat.

Pasar saham juga mencatat penguatan sejalan dengan tren in, di mana indeks Dow Jones naik 0,31 persen dan Nasdaq menguat 0,89 persen. Para analis memperkirakan jika suasana damai perdagangan berlanjut, Bitcoin bisa menembus level 115.000 Dolar AS dalam waktu dekat.


Dari sisi kebijakan, pengampunan Trump terhadap pendiri Binance, Changpeng “CZ” Zhao, juga memicu optimisme pelaku pasar. Langkah tersebut dipandang sebagai sinyal bahwa tekanan regulasi terhadap industri kripto akan berkurang, terutama menjelang pemilihan presiden AS. Binance sendiri masih menjadi bursa dengan pangsa volume perdagangan Bitcoin terbesar di dunia.

Meskipun demikian, analis memperingatkan adanya hambatan di kisaran 114.000-117.000 Dolar AS, yang merupakan area resistensi kuat dari rata-rata pergerakan 30 hari dan level Fibonacci. Untuk memperkuat tren bullish, harga perlu menembus dan bertahan di atas 113.000 Dolar AS .

Investor kini menanti dua faktor penting yang bisa menentukan arah Bitcoin berikutnya, yaitu hasil pertemuan Trump-Xi dan data inflasi AS pada 24 Oktober. Jika kedua faktor itu menunjukkan hasil positif, reli Bitcoin berpotensi berlanjut hingga akhir bulan.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Direksi BUMN Butuh Kepastian Hukum, Bukan Kekebalan

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:59

Menkop dan Wantimpres Rocky Gerung Hadiri Pra Kongres Syarikat Islam ke-42

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:50

Kakak Kandung Ridwan Kamil Dicecar KPK soal Kasus Korupsi bjb

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:46

IHSG Menguat 1,36 Persen, Rupiah Masih Dibayangi Konflik Timur Tengah

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:38

Legislator PDIP Ungkap Sejumlah Isu yang Dibahas dalam Revisi UU Pemilu

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:21

BOP Pantura Bentukan Prabowo untuk Jaga Kawasan Pesisir

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:04

Perampasan Aset Tanpa Pemidanaan Rentan Disalahgunakan

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:56

Warek Unsoed Dicecar KPK soal Mekanisme PMB Jalur Mandiri

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:37

Fitch Pertahankan Rating Tertinggi BTN, Peran di Program 3 Juta Rumah jadi Kunci

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:35

GWS Dorong UMKM jadi Ruang Perempuan Perkuat Peran Ekonomi

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:25

Selengkapnya