Berita

KM. Semangat Nelayan menalami mati mesin di perairan Selat Malaka, Kamis, 23 Oktober 2025. (Foto: Humas Bakamla)

Pertahanan

Bakamla Selamatkan Kapal Kargo Mati Mesin di Tengah Cuaca Buruk

JUMAT, 24 OKTOBER 2025 | 03:39 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Unsur patroli Bakamla KN. Pulau Dana-323, yang tengah melaksanakan patroli dalam rangka Operasi Nusantara-D/25, berhasil memberikan pertolongan terhadap KM Semangat Nelayan, kapal kargo berbendera Indonesia yang mengalami mati mesin dan terendam air akibat cuaca buruk di perairan Selat Malaka, Kamis, 23 Oktober 2025.  

Kejadian bermula pada pukul 04.15 WIB, ketika personel jaga KN Pulau Dana-323 menerima panggilan “Mayday” melalui frekuensi radio dari KM Semangat Nelayan, yang melaporkan kondisi darurat di posisi 03°00.800’N-100°33.011’E. Kapal dilaporkan mengalami mati mesin dan tergenang air setinggi sekitar satu meter akibat gelombang tinggi disertai hujan lebat.

Mendapatkan laporan tersebut, Komandan KN. Pulau Dana-323 Letkol Bakamla Umar Dhani segera memerintahkan kapal untuk bergerak menuju lokasi kejadian. Pada pukul 05.30 WIB, unsur Bakamla berhasil menemukan KM Semangat Nelayan yang tengah terombang-ambing di tengah laut dengan kondisi mesin mati total.  


Melihat situasi yang memburuk, tim VBSS Bakamla segera menurunkan RHIB untuk mengirimkan pompa alkon guna membantu penyedotan air dari lambung kapal. Setelah situasi mulai terkendali, KN Pulau Dana-323 melakukan towing terhadap KM Semangat Nelayan menuju Pulau Jemur, sekitar 43 nautical mile di timur Tanjung Balai Asahan, sebagai lokasi berlindung sementara.

Setibanya di Pulau Jemur pada pukul 11.00 WIB, evakuasi dan penyedotan air terus dilanjutkan dengan bantuan nelayan sekitar yang juga berlindung di lokasi tersebut. Berkat koordinasi cepat dan tanggap dari personel Bakamla RI, seluruh 10 awak kapal termasuk nakhoda Bahriun Lubis dinyatakan selamat tanpa luka, meskipun mesin utama kapal rusak akibat terendam air.

Komandan KN. Pulau Dana-323 Letkol Bakamla Umar Dhani menyampaikan bahwa aksi cepat tanggap ini merupakan bentuk kesiapsiagaan Bakamla RI dalam memberikan quick response terhadap setiap situasi darurat di laut. 

“Kami selalu siap siaga untuk memberikan bantuan terhadap siapa pun yang mengalami kesulitan di laut. Keselamatan jiwa pelaut adalah prioritas utama kami,” tegasnya dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta.

Lebih lanjut, KN. Pulau Dana-323 juga telah berkoordinasi dengan pengurus kapal dan instansi terkait untuk penanganan lanjutan, termasuk perbaikan mesin agar kapal dapat kembali berlayar dengan aman menuju tujuannya di Tanjung Balai Asahan.


Populer

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik

Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20

Cara Daftar Mudik Gratis BUMN 2026 Lengkap Beserta Syaratnya

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:04

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

UPDATE

Tips Aman Belanja Online Ramadan 2026 Bebas Penipuan

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:40

Pasukan Elit Kuba Mulai Tinggalkan Venezuela di Tengah Desakan AS

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:29

Safari Ramadan Nasdem Perkuat Silaturahmi dan Bangun Optimisme Bangsa

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:23

Tips Mudik Mobil Jarak Jauh: Strategi Perjalanan Aman dan Nyaman

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:16

Legislator Dorong Pembatasan Mudik Pakai Motor demi Tekan Kecelakaan

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:33

Pernyataan Jokowi soal Revisi UU KPK Dinilai Problematis

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:26

Tata Kelola Konpres Harus Profesional agar Tak Timbulkan Tafsir Liar

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:11

Bukan Gibran, Parpol Berlomba Bidik Kursi Cawapres Prabowo di 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:32

Koperasi Induk Tembakau Madura Didorong Perkuat Posisi Tawar Petani

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:21

Pemerintah Diminta Kaji Ulang Kesepakatan RI-AS soal Pelonggaran Sertifikasi Halal

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:04

Selengkapnya