Berita

Polisi Jakarta Barat bongkar jaringan narkoba lintas provinsi Jakarta-Sumut dalam kemasan teh china warna hijau, ekstasi 13.557 butir 5.423 gram dan happy water 75 shachet 1.725 gram. (Foto: Humas Polres Metro Jakbar)

Presisi

Polisi Tangkap Pengedar Sabu dan Ekstasi Jaringan Medan

JUMAT, 24 OKTOBER 2025 | 02:20 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Polisi Jakarta Barat bongkar jaringan narkoba lintas provinsi salah satunya berasal dari Medan, Sumatera Utara, wilayah yang dipimpin oleh Gubernur Bobby Nasution pada Jumat, 15 Agustus 2025.

Dari pengungkapan ini, petugas menangkap WN dan RI serta 3 kg narkotika jenis sabu dalam kemasan teh china warna hijau, ekstasi 13.557 butir 5.423 gram dan happy water 75 sachet 1.725 gram berhasil diamankan.

Barang bukti itu pun tersebut ditampilkan saat konferensi pers pencapaian dalam pemberantasan narkoba sepanjang tahun 2025 yang digelar di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan pada Rabu, 22 Oktober 2025.


"Totalnya ada 3 kg narkotika jenis sabu dalam kemasan teh china warna hijau, ekstasi 13.557 butir 5.423 gram dan happy water 75 shacet 1.725 gram berhasil diamankan," ujar Kasat Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat Kompol Vernal Armando S saat dikonfirmasi pada Kamis, 23 Oktober 2025.

Kasus ini bermula dari penangkapan seorang pelaku di wilayah Cengkareng, Jakarta Barat, pada April 2025. 

Dari hasil interogasi, diketahui bahwa sumber barang haram tersebut berasal dari pria di sekitar Bandara Kualanamu, Sumatera Utara.

Daei hasil ini, Tim Unit III yang dipimpin AKP Hamdan Agus melakukan pengejaran hingga ke Medan, dan akhirnya berhasil membongkar jaringan pengedar yang beroperasi lintas provinsi.

Setelah itu, petugas mengamankan barang bukti narkoba di Perumahan Permata Setiabudi Residence No. B-10 Jl. Pasar III Tapian Nauli Kel. Sunggal Kec. Medan Sunggal Kota Medan Sumatera Utara.

Kini, para pelaku dijerat dengan Pasal 114 ayat ( 2 ) Sub. Pasal 112 ayat ( 2 ) jo Pasal 132 ayat ( 1 ) UU 35/2009 tentang Narkotika, Permenkes RI 7/2025 tentang Perubahan Penggolongan Narkotika.


Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Pembongkaran Tiang Monorel Mangkrak Demi Penataan Kawasan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:59

Lahan Huntap Korban Bencana Harus Segera Dituntaskan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:52

Ini Identitas Delapan Orang dan Barbuk OTT Pejabat Pajak Jakut

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:12

Larangan Tambang Emas Rakyat, Kegagalan Baca Realitas

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:58

Pelapor Pandji Dianggap Klaim Sepihak dan Mencatut Nama NU

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:30

Romantisme Demokrasi Elektoral dan Keliru Baca Kedaulatan

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:08

Invasi AS ke Venezuela Bisa Bikin Biaya Logistik Internasional Bengkak

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:45

Khofifah Ajak Pramuka Jatim Sukseskan Ketahanan Pangan dan MBG

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:23

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Klok Dkk Siap Melumat Persija Demi Amankan Posisi

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:40

Selengkapnya